
Kendari, Inilahsultra.com – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. Muhammad Zamrun Firihu, melantik 99 pejabat nonstruktural di kantor, kemarin 30 Juli 2021.
Dalam pelantikan tersebut Rektor UHO Kampus Hijau ini mengingatkan pejabat di lingkupnya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya.
Tidak hanya itu, ia mengingatkan untuk tidak mempersembahkan mempersembahkan pelayanan pada mahasiswa, terutama dalam mengembangkan mahasiswa dengan cara beli diktat.
“Kita ini pelayanan masyarakat. Sudah ada dalam visi kita pada poin-poinnya yakni memberikan pelayanan prima kepada siapa saja mulai mahasiswa maupun pemangku kepentingan lainnya,” ujar Prof. Zamrun.
Kemudian, ia juga akan menginstruksikan seluruh dekan-dekan UHO untuk mencari para dosen yang membuat diktat, kepemimpinan hal tersebut dapat menyulitkan mahasiswa.
“Membuat diktat tidak boleh dilakukan,” tegas Zamrun.
Selain itu Prof. Dr. Takdir Saili dilantik sebagai Direktur Program Pascasarjana UHO sesuai dengan Permendikbud No 149 tahun 2014 tentang organisasi dan Tata Kerja (OTK) UHO. Dalam Permendikbud tersebut, setiap kepala UPT maksimal berusia 60 tahun.
“Pak Takdir Saili menggantikan Prof I Gusti Ray Sadimantara yang berumur lewat 60 tahun. Aturannya demikian,” terangnya.
Direktur Pascasarjana UHO, Prof.Takdir Saili mengaku siap menjalankan tugas dan amanah yang disematkan kepadanya.
Ia akan berkomitmen memajukan universitas dengan menjunjung tinggi Tridharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UHO Kampus Hijau juga melantik sejumlah instrumen rektorat mulai dari Wakil Rektorat I, II, III dan IV yang keseluruhannya masih pejabat pejabat lama, yakni:
La Hamimu sebagai Wakil Rek-tor I,
Prof. Weka Widayati, sebagai Wakil Rektor II,
Nur Arafah sebagai Wakil Rektor III.
Armid sebagai Wakil Rektor IV dan seluruh instrumen yang ada di rektorat.
Wartawan: Iqra Yudha




