Mantan Direktur RSUD Takalar Masuk 3 Besar Kandidat Kepala Dinkes Provinsi Sultra

dr. H. Darwis Sp. M. M. Kes

Baubau, Inilahsultra.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengumumkan nama-nama 3 besar hasil seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Nama-nama itu dinyatakan lulus penentuan 3 besar lelang jabatan 7 Kepala Dinas (Kadis), Kepala Badan (Kaban), Kepala Biro (Kabiro), serta Direktur Rumah Sakit (RS), lingkup Pemprov Sultra.

Hasil seleksi tertuang dalam Pengumuman Nomor 15/SELTER-JPTP/XII/2025 tertanggal 24 Desember 2025 yang diumumkan, pada Sabtu 27 Desember 2025.

-Advertisement-

Menariknya, pada pengumuman tentang penetapan nama-nama yang dinyatakan lulus penentuan 3 besar, nama dr. H. Darwis Sp. M. M. Kes masuk pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra, bersama dr Andy Edi Surahmat dan Dr dr H Algazali.

Saat dikonfirmasi, Senin 29 Desember 2025, dr H Darwis membenarkan ikut seleksi terbuka pengisian JPT Pratama di Dinkes Provinsi Sultra.

Darwis dikenal memiliki banyak pengalaman, mulai menjadi Kadis Kesehatan Buton Selatan (Busel) hingga Plt Direktur RSUD Busel pada tahun 2015-2018. Kemudian di tahun 2019-2021, ia menjadi Direktur RSUD Takalar di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Pertama kali saya menjadi Kepala Dinas di Busel, saya juga perna menjadi kepala Puskesmas di Kota Baubau, Buteng, Buton hinga Kabupaten Gowa, mulai dari tahun 2000-2006,” jelasnya.

Selain itu, dr. Darwis juga pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Direktur RSUD Labuang Baji, Pimpinan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Asrama Haji Sudiang Makassar, juga menjadi dokter Ahli Madya hingga Ahli Utama di RSUD Labuang Baji

Dari banyaknya pengalaman yang dimiliki tersebut, dr. Darwis terpilih menjadi Tim Kesehatan Haji Khusus RI ke Arab Saudi selama satu bulan. Hingga menjadi dokter teladan se Kabupaten Buton ditahun 2000 dan Dokter teladan se Kabupaten Gowa di tahun 2004, sebab itu ia bisa menjadi dokter dengan icon akan pentinganya kesadaran kesehatan yang di mulai dari desa di beberapa tempat dia bertugas.

Sebelum mengikuti seleksi, Ia juga berhasil meraih beberapa prestasi di bidang kesehatan.

“Sebelumnya saya juga mendapatkan penghargan dari Presiden RI, berupa Satya Lencana Karya Satya X tahun 2014 dan sekarang Satya Lencana Karya Satya XX tahun 2025,” tutupnya. (R1)

Facebook Comments