Terkait Pengadaan Alat Musik, Jaksa Periksa (Lagi) Mantan Plt Sekot Baubau

Rubiani, SH

Baubau, Inilahsultra.com – Penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan dan perlengkapan musik Setda Baubau terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau.

Belum lama ini, Asisten III Setda Baubau rupanya kembali menghadap Jaksa. Tepatnya, mantan Plt Sekot Baubau itu menemui Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau La Ode Rubiani SH, Selasa 27 Maret 2018.

Kedatangan pria yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek senilai Rp 2 Miliar di Korps Adhyaksa itu untuk melengkapi beberapa data yang belum sempat diuraikan ketika diambil keterangannya pertama kali.

-Advertisement-

“Hasil pemeriksaan Inspektorat dan BPK. Sudah lama dia siapkan tetapi belum sempat dia bawa. Makanya kemarin itu, pak Armin datang lagi,” ungkap Kajari Baubau, M Rasul Hamid melalui Kasi Pidsus La Ode Rubiani di ruang kerjanya, Kamis 29 Maret 2018.

Kedepannya, lanjut Rubiani, tim Jaksa akan memastikan apa saja bentuk fisik proyek alat musik Setda Baubau yang dalam penyelidikan Jaksa sudah masuk satu tahun itu. Santer terdengar, alat musik yang dibeli dari Spanyol itu telah digunakan ke berbagai daerah.

“Mungkin nanti kita mau lihat fisiknya karena sudah beberapa kali dipakai. Salah satunya waktu kegiatan di Muna Barat (Mubar),” lanjutnya.

Terkait perkembangan kasus ini, kata Rubiani, hampir sama posisinya dengan kasus gedung Bappeda Baubau, yakni pihaknya masih menunggu petunjuk pimpinan dalam hal ini Kajari Baubau.

“Terkait kedepannya bagaimana, kami menunggu pak Kajari untuk menyampaikan hasil yang kita periksa beberapa hari ini,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments