
Kendari, Inilahsultra.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan inovasi untuk menumbuhkembangkan potensi peserta didik tingkat madrasah.
Teranyar, Kanwil Kemenag Sultra akan, menggelar festival madrasah pertama kali digelar di Kendari.
Kepala Seksi Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sultra Oma Irama mengaku, kegiatan ini akan digelar 14 Agustus 2019 dan dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari.
“Ini pertama kali digelar di Sultra. Dan ini akan jadi kegiatan tahunan di Kemenag,” kata Oma Irama, Rabu 24 Juli 2019.
Menurutnya, kegiatan macam ini sangat penting bagi siswa madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuannya di berbagai bidang pengetahuan.
Ia menyebut, di festival madrasah ini akan digelar empat jenia kegiatan.
Pertama, ekspo madrasah. Di sini, siswa dari 17 kabupaten atau kota akan menampilkan pameran terkait kariyanya.
“Misalnya, ada siswa yang mahir kaligrafi, kita akan ditampilkan nanti,” katanya.
Ia menyebut, di madrasah kabupaten atau kota, tidak menutup kemungkinan banyak siswa yang punya inovasi namun belum terekspose di publik.
“Ini penting bagi pengembangan kualitas peserta didik kita agar makin inovatif dalam melahirkan karya terbaru,” jelasnya.
Kegiatan kedua, pentas robotik. Menurut Oma, hal ini tidak kalah penting di tengah revolusi industri 4.0.
Ia menyebut, siswa madrasah sudah harus merambah pada dunia digital, sains dan tekonologi.
“Agar kita bisa bersaing secara tekonologi dengan sekolah lainnya. Bukan tidak mungkin, di madrasah ada karya-karya yang terbaik buat bangsa,” ujarnya.
Pentas robotik atau sains ini, sudah menjadi agenda nasional. Rencananya, kontes ini akan digelar secara nasional Oktober di Jakarta.
“Nanti, ada perwakilan Sultra yang tampil di kontes robotik madrasah tingkat nasional,” ujarnya.
Kegiatan ketiga adalah panggung syiar anak negeri. Di sini akan ada lomba lagu dan dakwah.
“Kegiatan ini pernah dibentuk kerjasama Kemenag dengan salah satu televisi swasta,” jelasnya.
Terakhir adalah madrasah student leadership work atau debat ketua OSIS dengan tema peran generasi muda di era revolusi industri 4.0.
“Itu tema sentral dalam debat nanti. Ini juga untuk meningkatkan kapasitas OSIS madrasah,” tuturnya.
Dengan banyaknya kegiatan itu, ia memprediksi peserta yang hadir di Kendari kurang lebih seribu orang.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




