Eks Penumpang Kapal Pelni di Busel Jalani Swab Test

Ilustrasi Virus Corona. (Shutterstock/bar)

Batauga, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) telah melakukan swab test terhadap warga eks penumpang kapal Pelni.

Eks penumpang tersebut terbagi dari tiga klaster. Antara lain, klaster KM Dorolonda 12 orang, klaster KM Dobonsolo empat orang dan klaster KM Ngapulu empat orang dengan total 20 orang.

Pemkab Busel melakukan swab test kepada 20 warga tersebut karena hasil rapid test mereka reaktif. Namun, dari 20 orang tersebut, baru 16 orang yang sudah menjalani swab test.

-Advertisement-

“Sisa empat orang yang belum di swab karena kita kehabisan alat Virus Transport Media (VTM). Di provinsi juga habis, jadi sementara dipesan VTM-nya,” tutur Jubir Covid-19 Busel, Bakri Abdullah via telepon, selasa 19 Mei 2020.

Teranyar, ada satu warga lagi yang reaktif rapid test di Kecamatan Batu Atas.

“Jadi total yang belum di swab ada lima orang karena tadi ada satu orang lagi yang reaktif rapid test,” lanjut Bakri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Busel La Ode Budiman mengatakan, eks penumpang kapal Pelni itu di swab pada Senin 18 Mei 2020.

“Senin kemarin (swab test). Kami tetap berharap semoga hasil swabnya negatif,” ujar Budiman.

Dijelaskan, sejak 7 April lalu status eks penumpang tersebut merupakan ODP dan bahkan masa karantinanya telah selesai.

Saat itu, alat rapid test sangat terbatas, sementara pesanan belum tiba. Maka setelah 14 hari masa karantina selesai dan tidak menunjukan gejala maka dikeluarkan dari status ODP.

“Setelah rapid test sudah ada, maka kami lakukan pemeriksaan ulang demi meminimalisir transmisi penularan dan pola peningkatan penemuan kasus maka didapatlah yang reaktif. Saat ini status mereka OTG,” pungkas Budiman.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments