
Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka bertemu Menteri Pekerjaan Umum RI Ir. Dody Hanggodo, Rabu 11 Juni 2025.
Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Menteri PU di Jakarta dan membahas rencana pembangunan Jembatan Buton-Muna.
Dikutip dari laman resmi Facebook Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Sultra, pada prinsipnya Menteri PU menyetujui rencana pembangunan jembatan yang akan menghubungkan dua pulau utama di Provinsi Sulawesi Tenggara itu.
Gubernur Sultra memerintahkan jajarannya segera berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah menindaklanjuti rencana pembangunan mega infrastruktur tersebut.
Andi Sumangerukka berkomitmen di era kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Hugua, infrastruktur jembatan penghubung Pulau Buton dan Pulau Muna itu terealisasi.
Tahap perencanaan awal jembatan penghubung Buton–Muna dimulai sejak tahun 2010, dengan penyusunan Feasibility Study (FS), Detail Engineering Design (DED) pada tahun 2012, serta penerbitan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) pada 2014.
Selanjutnya pembaruan FS pada 2018, penyusunan dokumen LARAP dan review DED pada 2020, hingga rencana uji Wind Tunnel yang selesai pada 2024.
Pada tahun 2025 ini dilaksanakan Independence Proof Check (IPC) terhadap desain dan hasil Wind Tunnel.
Desain konstruksi jembatan tergolong berisiko tinggi dengan panjang bentang utama mencapai 765 meter dengan total panjang keseluruhan jembatan adalah 2.969 meter.
Diproyeksi pelaksanaan pembangunan proyek jembatan akan rampung dalam kurun waktu empat tahun melalui skema pembangunan multi-years. (IS)




