
Kendari, Inilahsultra.com- Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dalam menggenjot promosi pariwisata terus dilakukan. Dibawah kepemimpinan LM. Rusman Emba, pariwisata mendapat tempat istimewa dalam pembangunan daerah.
Tak heran berbagai macam langkah terus dilakukan demi mendapat nama dimata masyarakat Sultra maupun tingkat nasional, bahkan mancanegara. Salah satu langkah adalah persembahan lewat sebuah karya seni tari.
Pada peringatan HUT Sultra ke-53 di Kota Kendari, Muna menampilkan sebuah tarian bertajuk May Te Wuna.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Ashar Dulu sekaligus penanggung jawab tari mengatakan, penciptaan tarian ini merupakan program Bupati Muna Rusman Emba dalam meningkatkan promosi wisata Muna.
“Pemda tidak pernah berhenti dan terus mendorong sebuah karya seni yang mampu mengangkat destinasi wisata Muna,” jelas Ashar beberapa hari lalu.
Tarian May Te Wuna merupakan potret kehidupan masyarakat Muna dalam menjalani hidup didunia. Dalam pergaulan masyarakat masih memegang tradisi saling bergototong royong dalam menyelesaikan pekerjaan. Disisi lain masyarakat Muna juga digambarkan dalam tarian sebagai pekerja keras untuk menyambung hidup ataupun menafkahi keluarga.
“Terkait dengan May Te Wuna, masyarakat dikenal sangat ulet dan terampil dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok sandang dan papan. Potensi sumber daya alam sangat didukung dengan kebiasaan masyarakat itu,” tuturnya.
Dipanggung megah HUT Sultra telah lahir sebuah penciptaan gerak tari yang memukau. Langkah kaki dan liuk tangan yang apik menambah cita rasa sebuah tarian berkelas. Dukungan irama musik dua warna menampakkan sebuah kemewahan tari May Te Wuna.
“Tarian May Te Wuna merupakan bentuk persembahan untuk mengangkat derajat dan martabat Muna menuju masyarakat yang mandiri dan berdaya saing,” katanya.
Sumber : PPID Muna




