
Kendari, Inilahsultra.com- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) Andap Budhi Revianto SIK mengaku hingga kini keadaan Bombana masih kondusif dan belum ada potensi kerawanan.
“Potensi kerawanan belum ada, dan mudah-mudahan tidak ada kerawanan hingga proses pemungutan suara ulang (PSU) selesai dilaksanakan,” ujar jenderal polisi bintang satu ini, Jumat, 28 April 2017.
Andap mengungkapkan, pengamanan di Bombana mulai dilakukan sebelum putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Sultra serta personel Dalmas dari Polres Konawe, Kolaka, dan Konawe Selatan sudah disiagakan.
Dengan, adanya putusan PSU pada tujuh tempat pemungutan suara (TPS), Kapolda juga telah sudah menurunkan tiga pejabat utama untuk melakukan asistensi terhadap Polres Bombana.
“Pengamanan kita akan libatakan Polres terdekat, kemudian akan ada personel Polda Sultra juga. Tiga pejabat utama juga sudah berada di Bombana melakukan asistensi kepada Kapolres Bombana,” kata Andap.
Lebih lanjut Andap mengatakan, kini pihaknya sudah mempersipakan pengamanan. Personel yang nantinya akan bertugas di lapangan tinggal diterjunkan ke Bombana setelah mengetahui jadwal pasti pelaksanaan PSU.
Sebelumnya MK memutuskan dan memerintahkan KPU Bombana untuk melakukan PSU pada tujuh TPS yakni, TPS 1 Desa Hukaea, TPS 2 Desa Lantari, TPS 2 Desa Tahi Ite, TPS 1 Desa Larete, TPS 2 Desa Larete (TPS 2 Marampuka), TPS 1 Desa Lemo (TPS 1 Marampuka) dan TPS 1 Desa Lamoare.
Reporter: La Ode Kasman Angkosono
Editor: Rido




