Anggaran Pengamanan PSU Bombana Minim, Kapolda : Itu Tanggung Jawab Pemda

Andap Budhi Revianto

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra Brigjend Pol Andap Budhi Revianto SIK tidak menjelaskan secara detil persoalan minimnya anggaran pengamanan pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Bombana.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa anggaran pengamanan PSU tujuh TPS di Pilkada Bombana hanya Rp 300 juta.

-Advertisement-

Menurut Kapolda, anggaran menjadi tanggung jawab Pemkab Bombana untuk disediakan.

“Saya hanya bekerja untuk amankan, kalau dukungan anggaran itu tugas pemda setempat dan DPRD,” katanya, Selasa, 23 Mei 2017.

Saat kembali ditanyakan anggaran Rp 300 juta kurang atau tidak, Kapolda malah menjelaskan anggaran pengamanan ditujukan untuk memberdayakan anggota di Bombana, serta anggota yang dikirim dari Polda ke Bombana.
“Kan ada pergeseran anggota di sini. Semua tidak bisa terwujud dengan baik (adanya anggaran). Intinya kita mau amankan. Yah, semua tidak akan terwujud dengan baik, bila tidak ada dukungan,” katanya.

Pilkada Bombana, kata dia, sudah berhasil sekitar 90 persen. Tinggal 10 persen lagi, berupa PSU.

“Menjadi sia sia bila masyarakat dijadikan alat meraih kekuasaan. Kita sudah masuk menciptakan kondisi yang sof dengan berbagai alternatif,” ujarnya.

Menurut dia, baiknya jalannya pesta demokrasi tergantung penyelenggara pemilu, masyarakat sendiri, peran pemda, kemudian penyimpanan dan pendistribusian logistik pilkada.

“Intinya, Polisi bertugas amankan. Kadang ada yang katakan, pak ada anak buah tidak netral. Kalau hal itu, jangan tanya saya. Tanyakan ke panwas apakah ada laporan polisi yang tidak netral,” tuturnya.

“Jangan sampai kita dikocok dan diadu domba,” pungkasnya.

Reporter: La Ode Pandi Sartiman

Editor: Rido

Facebook Comments