Jelang Ramadan, Polres Kendari Sita Ribuan Liter Pongasi dan Kameko

975
Bacakan

Kapolres Kendari AKBP Sigit Haryadi saat menggelar konfrensi pers, Selasa, 23 Mei 2017.

-Advertisements-

Kendari, Inilahsultra.com – Jelang Bulan Ramadan, Kepolisian Resor (Polres) Kendari menyita ribuan liter minuman keras (miras) lokal jenis kameko dan pongasi.

Kapolres Kendari AKBP Sigid Haryadi SIK mengaku, selain miras lokal mereka ikut menyita miras keluaran pabrikan.

-Advertisements-

“Selama tiga hari terakhir ini, kami berhasil menyita miras pabrikan dan lokal. Ini karena mau puasa dan hasil kerja Polres bersama jajaran,” ungkapnya dalam konferensi Pers di Aula Polres Kendari, Selasa, 23 Mei 2017.

Perwira dengan dua melati di pundak ini merinci, miras tradisional yang berhasil disita sebanyak 1234,6 liter dan minuman pabrikan sebanyak 992 botol.

“Yang pabrikan, terdiri dari berbagai jenis. Mulai dari jenever kura bango sebanyak 578 botol, vodka topi miring 92 botol, bir bintang 230 botol dan merek lain, anggur merah, anggur kolesom dan red label,” sebutnya.

Sebagian besar miras tradisional disita dari kios klontong. Sedangkan miras pabrikan di sita dari kios besar yang tidak memiliki SIUP dan IMB.
“Kalau tidak ada Surat izin penjualan minuman beralkohol untuk miras pabrikan, maka kita sita. Ini untuk mencegah gangguan kamtibmas dan mengamankan jalannya Bulan Ramadan,” jelasnya.

Dia menyebut, miras ini disita di hampir semua kecamatan di Kota Kendari. Khusus miras lokal, banyak ditemukan di Abeli dan Ranomeeto.

“Hampir seluruh Kendari, kalau miras lokal, Abeli, Mandonga, Kemaraya, Baruga dan bahkan dari Wolasi. Ranomeeto juga paling banyak minuman lokal,” sebutnya.

“Pabrikan itu banyak di Baruga dan Kemaraya,” tambahnya.

Penyitaan miras ini, sebut Sigid, merupakan hasil laporan masyarakat dan penyelidikan anggotanya.

“Kita ingin meminimalisir peredaran miras selama Ramadan,” katanya.

Penjual miras, lanjut dia, belum dikenakan sanksi. Mereka masih diberikan pembinaan. Kalau masih menjual miras akan dikenakan sanksi pidana ringan dan undang-undang kesehatan.

“Barang bukti akan dimusnahkan, tapi kita koordinasi dulu dengan Polda apakah dimusnahkan ke sana atau kita musnahkan sendiri,” tuturnya.

Di Bulan Ramadan, kata Sigid, pihaknya akan terus menggelar razia. Info dari masyarakat terkait miras akan ditindaklanjuti secepatnya.

Reporter: La Ode Pandi Sartiman

Editor: Rido

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...