
Hidayatullah
Kendari, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana mendapatkan anggaran Rp 1,2 miliar dari Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di tujuh TPS.
Ketua KPU Sultra Hidayatullah mengaku, anggaran tersebut sudah disepakati dengan Pemkab Bombana pada Jumat pekan lalu. Selain KPU, sebut dia, beberapa lembaga lain turut mendapatkan. Panwas sekitar Rp 600 juta, kepolisian Rp 300 juta dan TNI Rp 100 juta.
“Kita sudah cukup kendatipun sangat minimalis. Kita optimalkan saja anggaran tersebut. Untuk panwas dan kepolisian saya tidak tahu kurang atau tidak,” ungkapnya, Minggu 21 Mei 2017.
Hidayatullah mengatakan, akibat minimnya anggaran tersebut, KPU mengurangi biaya perjalanan ke Mahkamah Konstitusi (MK) nanti.
“Kita rasionalisasi perjalanan dinas di MK, tidak semua anggota KPU berangkat ke MK nantinya,” kata mantan anggota KPU Kota Kendari ini.
Sebelumnya, kata Hidayatullah, dirinya sudah bertemu dengan Gubernur Sultra Nur Alam mengenai kekurangan anggaran. Soal gubernur siap membantu, Hidayatullah mengaku, sudah wajar dan tepat dalam menyukseskan Pilkada Bombana.
“Saya sudah laporkan ke gubernur, kalau tidak cukup anggaran maka dibantu. Kalau melihat ketidakcukupan, sepertinya bagi panwas dan kepolisian belum maksimal ini anggaran. Tapi baiknya cek juga di panwas dan Polda,” jelasnya.
PSU Pilkada Bombana rencananya akan digelar pada 30 Mei 2017.
Pilkada Bombana akan berlanjut pada pemungutan suara ulang (PSU) untuk 7 TPS. Dari tujuh TPS yang PSU, tiga di antaranya dimenangkan oleh pemohon, Kasra Jaru Munara-Man Arfa.
Adalah Di TPS 2 Desa Lantari Kecamatan Lantari Jaya, Di TPS 1 Desa Lemo (TPS 1 Marampuka) Kecamatan Poleang Tenggara dan Di TPS 1 Desa Lamoare Kecamatan Poleang Tenggara.
Di TPS 1 Desa Hukaea Kecamatan Rarowatu Utara, jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT sebanyak 398 pemilih. Pada pilkada 15 Februari 2017, warga yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 294 orang atau partisipasi pemilih 73,9 persen.
Di TPS ini, pasangan Tafdil-Johan nomor urut 2, unggul dengan perolehan 166 suara, sedangkan Kasra-Man Arfa nomor urut 1 mendapatkan 124 suara.
Di TPS 2 Desa Lantari Kecamatan Lantari Jaya, jumlah pemilih dalam DPT sebanyak 324 orang dengan pengguna hak pilih pada pilkada lalu sebanyak 301 orang dengan Partisipasi 92,9 persen. Di TPS ini, Kasra-Man unggul dengan raihan 165 suara sedangkan Tafdil memperoleh 132 suara.
Di TPS 2 Desa Tahi Ite Kecamatan Rarowatu, jumlah pemilih sebanyak 240 orang dan pengguna hak Pilih pilkada lalu, sebanyak 142 orang atau Partisipasi 59,2 persen. Di TPS ini, Tafdil-Johan unggul dengan perolehan 81 suara dan Kasra-Man Arfa mendapatkan 60 suara.
Di TPS 1 Desa Larete Kecamatan Poleang Tenggara, jumlah pemilih sebanyak 451 orang dengan Pengguna Hak Pilih sebanyak 401 atau Partisipasi 88,9 persen. Di TPS ini, pasangan Tafdil-Johan unggul dan memperoleh 228 suara, sedangkan Kasra-Man Arfa memperoleh 163 suara.
Di TPS 2 Desa Larete (TPS 2 Marampuka) Kecamatan Poleang Tenggara, jumlah Pemilih sebanyak 374 dan Pengguna Hak Pilih sebanyak 276 atau Partisipasi 73,8 persen. Di TPS ini, pasangan Tafdil-Johan unggul dengan raihan 148 suara dan Kasra-Man Arfa mendapatkan 124 suara.
Di TPS 1 Desa Lemo (TPS 1 Marampuka) Kecamatan Poleang Tenggara, jumlah Pemilih sebanyak 438 orang dengan Pengguna Hak Pilih sebanyak 372 orang atau Partisipasi 84,9 persen. Di TPS ini, pasangan Kasra-Man Arfa unggul tipis dengan raihan 184 suara dan Tafdil-Johan memperoleh 182 suara.
Di TPS 1 Desa Lamoare Kecamatan Poleang Tenggara, jumlah Pemilih sebanyak 341 orang dan Pengguna Hak Pilih 277 atau Partisipasi 81,2 persen. Di TPS ini, Kasra-Man Arfa unggul telak dengan perolehan 189 suara dan Tafdil-Johan sebanyak 84 suara.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Rido




