
Gubernur Sultra Nur Alam saat memberikan sambutan pelantikan empat pejabat eselon II, 73 kepsek dan enam pengawas di Aula Sangia Ni Bandera Rujab Gubernur Sultra, Jumat, 2 Juni 2017.
Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sultra Nur Alam menjamin jabatan yang didapatkan oleh 73 kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) yang baru dilantiknya bebas dari hasil jual beli.
Bila ada (praktik jual beli jabatan), Nur Alam berjanji akan membayarnya dua kali lipat.
“Ada yang membayar masuk kepsek ini? Tidak ada kan. Kalau ada, saya siap bayar dua kali lipat,” ungkap Nur Alam saat memberikan sambutan pelantikan empat pejabat eselon II, 73 kepsek dan enam pengawas di Aula Sangia Ni Bandera Rujab Gubernur Sultra, Jumat, 2 Juni 2017.
Menurut Nur Alam, dirinya sudah akan pensiun sebagai gubernur. Untuk itu, dia ingin memastikan jabatan yang diperoleh bawahannya tidak melalui proses suap.
“Sejak berlaku undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, tidak ada lagi instruksi pejabat tertentu. Gerakan body (badan) saja sudah ditahu. Selama ini, kesan, memberikan isyarat bahwa jadi kepsek itu dibayar. Saya pastikan itu tidak ada,” tegasnya.
Nur Alam mengaku, pelantikan kali ini sangat istimewa baginya. Karena pelantikan bersamaan pejabat tinggi pratama eselon dua dan Kepsek serta pengawas
“Ini saya baru pertama kali lantik kepsek sebagai konsekuensi pengambilalihan tenaga pendidik dari kabupaten ke provinsi. Sehingga tidak aneh, yang saya hafal betul mukanya tidak cukup lima orang. Yang lain sering ketemu mungkin tidak terekam secara jelas,” katanya.
Kepsek di mata Nur Alam memiliki jabatan yang sempit namun cakupannya luas.
“Tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa dan generasi penerus menjadi lebih baik. Makanya, berbanggalah jadi kepala sekolah,” ujarnya.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Din




