
Harisun
Kendari, Inilahsultra.com – Warga Desa Lapandewa Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan (Busel) terpaksa menunggu lama agar bisa mendapatkan beras sejahtera (Rastra) dari Bulog. Padahal, warga sudah membayar untuk jatah 11 ton.
Anggota DPRD Busel, Harisun SH mengatakan, dirinya menerima laporan itu dari warga setempat. Para warga mengaku sudah membayar kepada Bulog Sub Divre Baubau sejak sebelum hari raya Idulfitri lalu.
“Tapi sampai sekarang beras itu belum disalurkan,” ujarnya kepada Inilahsultra.com via ponselnya, Jumat, 21 Juli 2017.
Menurut dia, sebenarnya warga berharap beras itu disalurkan sebelum lebaran. Pasalnya, warga sangat membutuhkan beras itu untuk persiapan lebaran.
Harisun mengaku, akibat laporan warga itu, dia menghubungi petugas Bulog Sub Divre Baubau via ponsel. Namun upaya itu gagal.
“Makanya saya telepon langsung Kepala Bulog Sultra Pak Amijaya. Beliau intinya merespon baik dan sangat berterima kasih ada laporan itu,” tutur Harisun.
Dari pembicaraan dengan Laode Amijaya Kamaluddin, legislator PKPI itu menyatakan, pihak Bulog Sultra meminta maaf atas keterlambatan penyaluran itu. Intinya, keterlambatan itu bukan karena kesengajaan.
“Tapi karena yang disalurkan banyak, maka tidak bisa sekaligus. Terpaksa harus menunggu,” paparnya.
Harisun menambahkan, Bulog Sultra berjanji beras sejahtera itu akan disalurkan secepatnya. Sehingga bisa dinikmati warga.
“Pak Amijaya merespon sangat baik. Meskipun kita hanya komunikasi lewat telepon. Beliau berani berjanji disalurkan secepatnya. Dia mengaku baru dapat info itu,” tutur Harisun.
Editor: Din




