
Mentan Amran Sulaiman melakukan penanaman perdana jagung hibrida di Desa Watuwatu Kecamatan Lantari Jaya, Rabu, 2 Agustus 2017.
Kendari, Inilahsultra.com – Menteri Pertanian Dr Amran Sulaiman mengajak masyarakat Lantari Jaya dan Rarowatu Kabupaten Bombana untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Ajakan Mentan disampaikan dilokasi tanam perdana jagung hibrida Desa Watuwatu Kecamatan Lantari Jaya, Rabu, 2 Agustus 2017.
Penanaman jagung dilakukan Menteri Pertanian, didampingi Pj Bupati Bombana Sitti Saleha, Kapolda Sultra Brigjen Pol Andap Budhi Revianto, Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga, serta dihadiri para ahli dari Perguruan Tinggi.
Dalam sambutannya Mentan menyatakan bahwa lahan seluas 20.000 ha di wilayah itu akan diubah menjadi lahan untuk tanaman tebu, jagung dan ternak.
Mentan sangat berharap agar di wilayah itu ada pabrik gula yang terintegrasi dengan ternak. Makanya, dia menugaskan BPTP Sultra melakukan pendampingan teknologi.
Pada kesempatan itu, Amran Sulaiman sempat berdialog dengan masyarakat. Namun dia mewanti-wanti agar pengembangan usaha tani tidak dilakukan di kawasan hutan.
Beberapa tokoh masyarakat yang sempat hadir mengharapkan adanya bantuan alat dan mesin pertanian. Bahkan masyarakat juga meminta agar dibangun bendungan.
Menanggapi permintaan masyarakat itu, Amran Sulaiman secara spontan menugaskan Kepala Dinas Pertanian Bombana untuk mengajukan proposal ke Kementerian Pertanian.
Usai dialog Mentan menggunakan helikopter melakukan kunjungan ke Ranch Sapi seluas 20.000 ha dengan populasi ternak sapi 2000 ekor.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Herianto




