Biar Jera, Kasra Ingin Anggota KPU Bombana Dipecat

Kasra Jaru Munara


Kendari, Inilahsultra.com – Tahapan penyelenggaraan Pilkada Bombana telah usai. MK merilis kemenangan bagi duet incumbent Tafdil-Johan.

Rivalnya, pasangan Kasra Jaru Munara-Man Arfa mengaku sudah legowo. Namun bagi Kasra, kekalahan ini bukan berarti menutup mata atas sejumlah pelanggaran dilakukan oknum komisioner KPU Bombana.

-Advertisement-

Kata dia, langkahnya melaporkan dugaan pelanggatan kode etik komisioner KPU Bombana ke DKPP semata upaya menegakkan kebenaran.

Ia menginginkan DKPP mengambil sikap tegas atas sejumlah bukti pelanggaran PSU dilakukan anggota KPU Bombana.

“Harapan saya cukup diberhentikan dengan tidak hormat. Keputusan terakhir saya legowo. Tapi bukan berarti kesalahan kita lepaskan,” tegas Kasra dijumpai usai mengikuti sidang dugaan pelanggaran kode etik DKPP di Markas Polda Sultra, Selasa, 8 Agustus 2017.

Kata dia, bukan kali pertama lima komisioner KPU Bombana mendapat semprit dari DKPP lantaran tidak profesional menggelar tahapan Pilkada. Teguran ini mestinya membuat komisioner jera.

Nyatanya tidak demikian. Kesalahan sama kembali diulang saat PSU berlangsung. Timnya, lanjut Kasra, kembali mendapati fakta pelanggaran didalangi komisioner.

Mulai dari penyelenggaraan yang tergesa-gesa, dana yang tidak tersedia, hingga SK anggota KPPS yang tak kunjung diterbitkan.

Kasra ngotot memperkarakan lima penyelenggara Pilkada Bombana ke DKPP agar para komisioner ini jera.

“Sebagian katakan (sudah,red) kalah ngapain dilanjutkan lagi. Bukan soal menang atau kalah tapi cari kebenaran. Mestinya mereka ambil pelajaran. Supaya jera ya harus dipecat,” cetusnya.

Reporter: Alin
Editor: Herianto

Facebook Comments