Gandeng Kominfo Sultra, Kemenkominfo RI Gelar Uji Kompetensi IT Berbasis SKKN Gratis

Kemenkominfo bekerja sama dengan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Sultra menggelar uji kompetensi bidang IT di Swissbel Hotel Kendari, Selasa, 15 Agustus 2017.


Kendari, Inilahsultra.com – Sebanyak 75 orang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Sultra mengikuti uji kompetensi bidang IT berbasis Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) bidang informatika di Swissbel Hotel Kendari, Selasa, 15 Agustus 2017. 

Kegiatan ini diselenggarakan gratis oleh Pusat Pengembangan Literasi Profesi Informatika Badan Litbang SDM Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI berkerjasama dengan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Sultra.

-Advertisement-

Direktur LSP Telematika Lembaga Sertifikasi Profesi, Victor Terinathe, mengatakan sertifikasi diikuti angkatan kerja muda yang memiliki keahlian junior programmer, junior web programmer, junior technical suport, junior digital artist dan net work programmer.

“Sebelum diuji peserta ini dipastikan punya background bidang informatika. Yang diukur itu diantaranya skill, knowledge. Ada ujian tertulis, wawancara dan praktek. Dari sini penentuan kelulusan untuk memperoleh sertifikasi SKKN,” jelas Victor.

Dengan mengantongi sertifikasi berbasis SKKN, kata Kepala Pusat Literasi dan Profesi SDM Informatika Dr Hedi M Idris, para angkatan kerja praktis memiliki pengakuan atas kompetensi kerja bidang IT yang ditekuni. Sertifikasi ini akan memperluas peluang para lulusan SMK dan D3 memperoleh pekerjaan.

Program ini adalah bagian strategi pemerintah pusat mendongkrak daya saing SDM. Terutama lulusan SMK ditengah ketatnya persaingan kerja jelang MEA.

“Ini hanya stimulan dari pemerintah. Memasuki pasar kerja negara asean (MEA,red), persaingan kerja sangat ketat. Akan sangat masif. Kedepan SDM terutama yang dibidang IT lulusan SMK dan D3 kita wajib memiliki sertifikasi agar bisa bersaing dengan tenaga kerja luar. Dengan memiliki sertifikasi sesuai kompetensi, lulusan ini siap bekerja layaknya lulusan sarjana umum biasa,” papar Hedi.

Program Sertifikasi berbasis SKKN mulai digulirkan pemerintah pusat sejak tahun 2008. Kegiatan sertifikasi SKKN ini sendiri telah digelar di 43 kota di Indonesia.

“SKKN ini layaknya SNI untuk sertifikasi produk-produk lokal. SKKN merujuk ke standardisasi angkatan kerja untuk kompetensi tertentu. Salah satunya adalah IT,” tambahnya.

Sementata itu, Kepala Dinas Kominfo Sultra, H Kusnadi dalam sambutannya mengapresiasi  program sertifikasi berbasis SKKN Kominfo RI.

“Sertifikasi ini sangat penting mempersiapkan angkatan muda kerja menghadapi fase digital. Sertifikasi ini akan membekali calon tenaga kerja menghadapi MEA,” ujar Kusnadi.

Reporter: Alin
Editor: Herianto

Facebook Comments