
Peserta kursus pelatih sepakbola.
Labungkari, Inilahsultra.com – Sebanyak 23 pelatih sepak bola di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dinyatakan lulus mengikuti kursus Pelatih Lisensi D Nasional selama beberapa hari.
“Kita ucapkan banyak terimakasih kepada instruktur yang sudah jauh-jauh dari Jakarta untuk memberikan kursus ini. Apalagi mengingat kita sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) masih membutuhkan banyak ilmu seperti kursus pelatih untuk mengembangkan daerah kita,” ungkap Wakil Bupati Buteng La Ntau, Selasa, 17 Oktober 2017.
Sebagai Ketua PSSI Buteng La Ntau berharap lulusan Pelatih Lisensi D Nasional dapat menerapkan ilmu kepada anak didiknya dikemudian hari.
“Semoga ilmu yang didapatkan dapat diterapkan kepada anak didiknya. Serta dengan semangat dan pikiran yang sama kita bisa membangun persepakbolaan di Buteng ini,” harapnya.
Sementara instruktur AFC Hanafing berharap, kedepan setelah slesai pelatihan maka semua peserta yang lulus bisa menerapkan ilmunya.
“Banyak bibit yang bertalenta tapi belum diajarkan cara bermain sepakbola yang bagus dan benar. Setelah 1 tahun menerapkan ilmu kepelatihan maka kita bisa melaksanakan kursus level asia yaitu C-AFC,” jelasnya.
Untuk mengikuti kursus lisensi C-AFC, Hanafing memberikan catatan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buteng agar memiliki lapangan standar, dalam hal ini lapangan berumput.
“Kita sangat berterimakasih pada Ketua Askab PSSI Buteng Kapten Inf Purn Lantau yang telah bersedia membuka serta menutup acara ini. Ini juga salah satu nilai plus yang di laporkan ke pusat,” tutupnya.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) kursus pelatih, Jasman Harun (Sekum Askab PSSI Buteng) mengatakan, para peserta lisensi tersebut terbagi atas dua dari Sulawesi Selatan, satu Sulawesi Utara, satu Sulawesi Tengah, tiga Wakatobi, dua Muna, satu Konawe, satu Bombana, satu Butur, satu Konawe Selatan, serta peserta lainnya dari Buton Tengah.
Reporter: Anto
Editor: Din




