Dipanggil Bawaslu, Lurah BWI Baubau Absen

Waode Frida Vivi Oktavia

Baubau, Inilahsultra.com – Lurah Bukit Wolio Indah (BWI) Kota Baubau Seniwati banyak mendapat masalah selama tahun 2017 ini. Beberapa bulan lalu Seniwati menghiasi pemberitaan media akibat beberapa kasus di Kelurahan BWI.

Beberapa kasus tersebut diantaranya pemecatan RT/RW di Kelurahan BWI yang diduga dilakukan sepihak, kemudian kasus dugaan pungli pengurusan sertifikat Prona yang dilakukan oleh Seniwati selaku pucuk pimpinan di Kelurahan BWI.

Pemecatan RT/RW dan dugaan pungli tersebut mendapat kritikan pedas dari masyarakat. Bahkan, beberapa kali Lurah BWI didemo oleh mahasiswa dan masyarakat dan harus berhadapan dengan DPRD akibat dua kasus tersebut.

-Advertisement-

Kini, muncul persoalan baru yang harus dihadapi oleh Seniwati. Pucuk pimpinan di Kelurahan BWI itu dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Baubau untuk dimintai klarifikasi.

Sayangnya, Seniwati tidak menghadiri undangan dari Bawaslu tersebut yang seyogyanya harus dihadiri pukul 14.00 wita hari ini berdasarkan isi undangan.

Berdasarkan hasil kajian Bawaslu Kota Baubau yang sudah diplenokan bahwa kegiatan Maulid Nabi di Kelurahan BWI pada 2 Desember lalu, diduga kuat ada kegiatan politik didalamnya.

“Kami menduga kuat ada keterlibatan ASN disana dan ada kegiatan politik didalamnya,” ungkap Komisioner Bawaslu Baubau, Wa Ode Frida Vivi Oktavia, Sabtu 9 Desember 2017.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan, lanjut Frida, latar belakang foto kegiatan Maulid yang tersebar di media sosial (medsos) merupakan baliho salah satu bakal calon Wali Kota Baubau.

“Kami anggap ada kegiatan politik karena ada foto yang beredar itu yakni latar belakang tempat berfoto mereka merupakan baliho bakal calon Wali Kota Baubau,” lanjut Koordinator Divisi hukum penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Bawaslu Kota Baubau itu.

Saat ini, ASN yang teridentifikasi keterlibatannya baru Lurah BWI, Seniwati. Hanya saja, Seniwati tidak mengindahkan undangan yang dilayangkan tersebut.

“Jadi kehadiran yang bersangkutan disana diduga kuat keberpihakan terhadap bakal calon wali kota. Tetapi sampai dengan saat ini, yang bersangkutan tidak hadir,” tandas Advokat non aktif ini.

Diketahui, ada 7 undangan yang dilayangkan Bawaslu Baubau diantaranya, pelapor, para saksi, ketua panitia kegiatan dan terlapor (Lurah BWI). Tetapi Lurah BWI tak menghadiri panggilan tersebut.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments