Kepsek SMP 10 Kendari Akui Minta Sumbangan Ortu untuk Beli Komputer

Ahmad Rustan

Kendari, Inilahsultra.com – Berkait dugaan pungutan liar, Ombudsman Perwakilan Sultra telah meminta keterangan dari Kepala Sekolah SMP 10 Kendari termasuk komite sekolah, Kamis 1 Februari 2018.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Ahmad Rustan mengaku, berdasarkan hasil pemeriksaan, Kepsek SMP 10 Kendari Ruslan membenarkan adanya permintaan sumbangan kepada orang tua pelajar.

-Advertisement-

Sumbangan itu, kata dia, dalam rangka pembelian perangkat komputer dan instalasi jaringan untuk kegiatan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) 2018.

Sang Kepsek mengaku masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 40 juta.

“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kepsek berkonsultasi dengan komite sekolah dan disepakati untuk meminta sumbangan ke orang tua pelajar,” katanya.

Sebelum ditetapkan nominal, lanjut Rustan, Kepsek menggelar rapat bersama orang tua pelajar bersama komite sekolah.

Dalam rapat, disepakati nilai sumbangan sebesar Rp 175 ribu, namun dibulatkan menjadi Rp 200 ribu.

“Meskipun demikian, ada orang tua pelajar yang hanya membayar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Pihak sekolah mengaku tidak ada paksaan untuk membayar sumbangan,” paparnya.

Meskipun pihak sekolah menyampaikan ini adalah sumbangan, salah satu orang tua pelajar merasa keberatan karena memberatkan.

“Ada beberapa yang belum memberikan sumbangan,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, Ombudsman telah menyampaikan 3 hal tindakan korektif terhadap pihak SMP 10 Kendari yakni mengumumkan kepada orang tua pelajar yang keberatan dengan sumbangan yang telah disetorkan dapat meminta pengembalian dari pihak sekolah baik sebagian maupun keseluruhan mulai besok hingga 9 Februari 2018 mendatang.

“Kedua, penggalangan dana tetap berada pada prinsip sumbangan yang tidak mengikat baik dari segi jumlah maupun jangka waktu pembayaran. Sehingga disarankan kepada pihak sekolah perlu membuat rekening khusus sumbangan,” bebernya.

Ketiga, kepada komite sekolah agar dalam penggalangan dana tidak menjadikan orang tua pelajar sebagai sumber utama, akan tetapi dapat meminta partisipasi perusahaan yang ada di Kota Kendari melaui CSR.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments