Di DPRD Sultra, Anggaran Satu Perda Rp 75 Juta

233
Ketua Balegda DPRD Sultra, A Bustam.
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com– Badan Legislasi Daerah (Balegda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra telah mengalokasikan anggaran untuk pembuatan peraturan daerah (perda) di 2018.

Ketua Balegda DPRD Sultra A Bustam mengaku, rencananya ada tujuh rancangan perda yang akan dibuat pada tahun ini.

-Advertise-

Satu perda dialokasikan Rp 75 juta. Total anggaran itu, kata dia, sudah termasuk pembuatan naskah akademik hingga pelaksanaan focus group discution (FGD) setiap perdanya.

“Anggaran Rp 75 juta perperda. Itu sudah ada,” ungkap Bustam ditemui di gedung DPRD Sultra, Senin 5 Februari 2018.

Bila ditotalkan, anggaran perda yang akan dikelola Balegda kurang lebih Rp 525 juta.

Namun, kata Bustam, anggaran tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp 50 juta per-perda.

Ini juga dianggapnya masih sedikit bila dibandingkan dengan anggaran perda untuk beberapa kabupaten atau kota.

“Kabupaten atau kota Rp 75 juta per perda. Makassar saja Rp 100 juta,” paparnya.

Anggaran tersebut, kata dia, akan dimaksimalkan meski dinilai masih kurang.

Dari tujuh rancangan perda yang akan dibuat tahun ini, salah satunya adalah menyangkut masalah narkoba.

“Karena maraknya narkoba termasuk adanya kasus PCC kemarin,” tuturnya.

Menurut dia, meskipun sudah ada kitab undang-undang hukum pidana (KUHP), perda ini dianggap penting karena sebagai bentuk kontribusi dewan dalam melindungi masyarakat dari bahaya peredaran barang haram.

“Kita akan fokus di apotek yang menjual ini,” ujarnya.

“Selama ini kan setelah ada kejadian baru ada. Sekarang, kita buatkan perdanya,” tuturnya.

Reporter : La Ode Pandi Sartiman

Editor      : Aso

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Rekomendasi DPRD Sultra ke Pertamina terkait Kelangkaan Gas LPG dan Solar

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here