Jelang Pilgub, KPU Kota Kendari Gencar Lakukan Sosialisasi Pemilih Pemula

437
Hayani Imbu

Kendari, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari akan melakukan sosialisasi pada pemilih pemula ditingkat pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se Kota Kendari dalam menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 27 Juni 2018 mendatang.

Komisioner KPU Kota Kendari Hayani Imbu mengatakan, kemarin KPU sudah melaksanakan sosialisasi di SMA 4, SMA 1, SMA 9 dan SMA lainnya. Agar mereka dapat berpartisipasi dalam menghadapi pilgub 27 Juni mendatang, untuk memastikan mereka agar bisa terdaftar dalam pemilih penduduk potensi pemilih (DP4). Sosialisasi tersebut akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah sebelum hari H pilgub nanti.

- Advertisement -

“Kami memberikan pemahaman bagi masyarakat pemilih pemula di Kota Kendari, agar mereka paham pentingnya pemilu dan dapat berpartisipasi pada kegiatan pilkada dan pilgub nantinya,” kata Hayani Imbu, disalah satu Hotel di Kota Kendari, Jumat, 23 Februari.

Kemudian, sebelum pemungutan suara nanti akan dilakukan kunjungan kembali ke sekolah-sekolah untuk memastikan betul-betul siswa-siswi sebagai pemilih pemula terdaftar atau tidak.

“Kita akan datangi lagi mereka dan kita minta mereka para pemilih pemula ini untuk menggunakan hak pilihnya pada pilgub nanti. Karena suara mereka akan menentukan siapa yang akan menahkodai Sultra 5 tahun kedepan,” ujarnya.

Dia menambahkan sampai saat ini belum bisa dipastikan berapa jumlah pemilih pemula yang ada di Kota Kendari. Pasalnya, belum sepenuhnya dilakukan pendataan dan sosialisasi kepada pemilih pemula itu.

“Belum bisa kita pastikan berapa jumlah mereka ini, nanti pas hari H pemilihan baru kita tau jumlah mereka semua berapa,” terangnya.

Dalam proses coklit yang sudah dilakukan belum lama ini, Hayani Imbu mengungkapkan, yang belum ada namanya dalam daftar pemilih tidak bisa masuk sebagai pemilih baru. Akan tetapi akan terkafer semua di DP4 pemilih pemula ini.

Kalau tidak terdaftar dalam pemilih untuk ikut merayakan pesta demokrasi ajang 5 tahunan ini, tapi sudah berusia 17 tahun, bisa menfgunakan KTP atau surat keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengunakan hak pilihnya.

“Mereka bisa menggunakan KTP dan suket dari Dinas Kependudulan dan Catatan Sipil untuk memilih, tapi kalau memakai suket dari kecamatan atau kelurahan itu tidak bisa. Jadi suket dari Dinas catatan sipil ,” jelasnya.

 

Reporter : Haerun

Editor      : Aso

 

 

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...