
Kendari, Inilahsultra.com– Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi mendorong aparat ASN yang bertugas di lingkup Biro Kerjasama Setda Sultra meningkatkan kemampuan publik speaking. Hal tersebut disampaikan Teguh menyusul agenda pembentukan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) di seluruh kabupaten di Sultra.
“Bagaimana mau (maksimalkan, red) bahas MoU kalau publik speaking masih rendah. Ngomong aja sulit,” ujar Teguh saat membuka Rapat Koordinasi Kerjasama Sultra, Selasa 17 April 2018.
Performa TKKSD bisa lebih maksimal jika didukung SDM yang berkualitas. Keterampilan berbicara di depan publik disebut Teguh menjadi salah satu modal menggaet peningkatan kerjasama positif antar daerah maupun lintas lembaga.
Saat Rakor Kerjasama Daerah Sultra, Pj Gubernur Sultra menginstruksikan seluruh Bupati maupun walikota membentuk TKKSD.
Secara khusus, tim ini bertugas melakukan inventarisasi dan pemetaan potensi daerah yang akan dikerjasamakan, menyusun prioritas dan menyiapkan kerangka acuan kerjasama antar daerah/lembaga dan melakukan analisa terhadap kelayakan kerjasama sebelum sampai ke meja gubernur atau kepala daerah.
“Banyak daerah yang belum membentuk TKKSD. Setelah rapat koordinasi ini segera dibentuk. Tapi yang paling penting SDMnya. Yang wajib diperhatikan bupati walikota, tentang SDM ini, mesti yang kapabel ditempatkan disitu,” jelas Teguh.
Peran TKKSD tidak sebatas penyusunan kerangka kerjasama di atas kertas. Lebih luas, TKKSD bisa memainkan peran sebagai inisiator pengembangan aneka potensi daerah.
Teguh mencontohkan produk tenun Sultra bisa mendunia lewat program kerjasama lintas provinsi diinisiasi TKKSD.
“Kemitraan itu bukan hanya antar daerah atau kabupaten. Ada juga dengan pihak ketiga, universitas atau luar negeri. Dari TKKSD juga mesti melahirkan rekomendasi yang sifatnya komplit. Coba liat di Solo luar biasa produk kainnya. Bagaimana agar pengrajin kita bisa bermitra dan belajar marketing sukses di Solo. Tenun Sultra juga Ok,” terang Teguh menyinggung peran TKKSD.
Kepala Biro Kerjasama Setprov Sultra, Harmin Ramba sendiri mengakui hampir seluruh kabupaten/kota di Sultra belum memiliki TKKSD.
“Semua kabupaten memang belum ada. Rakor ini ouputnya diantaranya itu mengupayakan pembentukan tim koordinasi kerjasama daerah dan meningkatkan kualitas SDM di Biro Kerjasama. Kalau TKKSD ini sudah ada kita bisa optimalkan pengawasan MoU-MoU yang sudah dibuat pemerintah. Termasuk menyusun kerangka kerjasama atau kemitraan yang positif dengan kebupaten maupun lembaga luar negeri atau pihak ketiga yang sifatnya menguntungkan untuk pengembangan potensi daerah,” urai Mantan Kabag Umum Pemkab Konawe itu panjang lebar.
Reporter : Siti Marlina
Editor : Aso




