
Kendari, Inilahsultra.com – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Kendari Sulkarnain mengunjungi langsug rumah salah satu korban penderita gizi buruk, di Jalan, Kapt Piere Tendean No.109, Baruga Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) Jumat, 18 Mei 2018.
Kedatangan di rumah pasangan Naima (45) dan Rusman (38) untuk melihat kondisi Hasrulah (5) selaku penderita gizi buruk itu.
“Tentu kita sangat prihatin dengan kondisi seperti ini, bahwa ada warga kita yang mengalami situasi seperti ini. Hal ini tidak ada yang menginginkannya,” kata Sulkarnain usai melihat kondisi pendertia penyakit gizi buruk.
“Tentu kita semua sebagai orang yang beriman pasti meyakini bahwa tidak ada kejadian di dunia ini kecuali atas izin Allah SWT,” tambahnya.
Kehadiran di rumah korban, sambung dia, sebagai bentuk penguatan dan menyakinkan pihak keluarga, bahwa takdir Allah pasti terjadi. Tetapi tugas manusia bagaimana menyikapi takdir tersebut dengan benar dan selalu yakin pasti ada jalan keluar dari Allah SWT.
“Saya liat luar biasa keluarga ini, ibu dan bapaknya cukup kuat, tegar dan sabar dalam menghadapi kondisi yang menimpa mereka saat ini,” ungkapnya.
Sebagai orang nomor satu di Kota Kendari ini, Sulkarnain berjanji akan bertanggung jawab dalam pelayanan kesehatan, dan akan menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan untuk memantau kondisinya. Dengan upaya ini, ujar dia sedikitnya dapat meringankan beban yang dihadapi oleh pihak keluarga.
“Ini sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai pemerintah. Saya meminta kepada Dinas kesehatan melalui puskesmas untuk mengecek terus kondisinya,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi tidak ada lagi tambahan penderita penyakit tersebut, ia mengaku sudah meminta pada seluruh puskesmas yang ada, untuk melakukan pendataan.
“Jangan sampai ada yang luput. Kita juga minta kepada masyarakat untuk proaktif menyampaikan informasi dengan kondisi-kondisi yang sebenarnya,” harapnya.
Sementara itu, Naima orang tua korban gizi buruk mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kota Kendari yang telah memberikan perhatian dan dukungannya kepada keluarga dalam menghadap kondisi yang terjadi saat ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kendari yang telah memberikan sedikit bantuan. Ini sudah cukup meringankan beban keluarga kami. Entah dengan apa saya bisa membalas semua ini hanya dengan doa kami bisa balas semua ini. Mudah-mudahan Kota Kendari kedepan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Naima sambil meneteskan air mata.
Reporter : Haerun
Editor : Aso




