
Raha, Inilahsultra.com– Hingga hari kedua, Girman alias Nggiri yang diduga tenggelam di Perairan Pohorua Kecamatan Maligano Kabupaten Muna, belum berhasil ditemukan. Tim SAR mengaku terkendala gas oksigen.
Mereka hanya mengandalkan tabung yang dimiliki oleh Dinas Perikanan dan Kelautan. Itu pun tabung kebanyakan gasnya kosong.
Kepala BPBD Muna, Ikbar Rifai yang ditemui di Kantor Polsek KP3 Polres Muna, Jumat, 18 Mei 2018 menjelaskan, pihaknya sedang melanjutkan penyisiran tempat yang ditemukannya pukat dan gardus milik korban.
“Prediksi kami, korban tetap berada dilokasi yang telah diberi tanda. Karena dugaan sementara korban tenggelam bersamaan dengan perahunya,” tuturnya.
Tim SAR, sambung dia telah melakukan penyisiran di beberapa wilayah, seperti di Desa Labunti hingga di Bonea. Namun, jasad korban tak kunjung ditemukan.
“Salah satu jalan harus ada penyelaman, walaupun penyelaman akan dilakukan oleh warga Lagasa. Kami hanya sediakan alat penyelam dari Dinas Perikanan dan Kelautan berupa tabung gas oksigen hingga alat pendukung lainnya,” ujarnya.
Langkah penyelematan itu belum bisa dilakukan. Lantaran masih terkendala dengan tabung yang banyak yang tidak memiliki gas oksigen.
“Penyelaman sementara ditunda karena tabung gas yang ada, satu kosong gasnya, sementara yang satunya tidak memungkinkan untuk melakukan penyelaman dengan kedalaman 41 meter. Atas kendala ini, tetap akan dilakukan besok sambil menunggu bantuan alat penyelaman dari SAR Baubau maupun Kendari,” imbuhnya.
Reporter : Iman
Editor : Aso




