KPU, Panwaslu dan Media Bersinergi Sukseskan Pilkada Baubau

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama insan media dan pers di Lippo Plaza Buton Kota Baubau, Sabtu 19 Mei 2018.

Baubau, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama insan media dan pers di Lippo Plaza Buton Kota Baubau, Sabtu 19 Mei 2018.

Kegiatan bertema ‘Peran media dalam menyukseskan Pilkada serentak tahun 2018’ itu turut dihadiri Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Baubau, mulai dari Ketua dan seluruh Komisionernya.

Ketua KPU Kota Baubau, Dian Anggraini menuturkan, media massa sangat berperan penting dalam suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Salah satunya, mendidik masyarakat dalam menentukan pilihan melalui informasi yang disampaikan media.

-Advertisement-

“Peran media tentu sangat kami perlukan dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk informasi yang akurat dan berimbang mengenai Pilkada 2018,” tutur Dian kepada awak media.

Namun dalam perjalanannya penyelenggaraan Pilkada disuatu daerah pasti terdapat beberapa dinamika. Tentu, lanjut Dian, dinamika persoalan informasi terkait penyelenggaraan pilkada itu sendiri tergantung media.

“Melalui kesempatan ini kami (KPU) juga meminta maaf jika dalam memberikan informasi tidak terlalu mengarah. Contohnya saya sebagai Ketua, tidak semua pertanyaan rekan media saya bisa jawab, pasti saya serahkan ke divisinya karena kami terbagi beberapa divisi. Tetapi kami sangat berterima kasih karena media telah bersinergi memberitakan tahapan-tahapan Pilwali,” tukasnya.

Ketua Panwaslu Baubau, Yusran Elfargani menambahkan, media sangat berperan penting terkait berhasil atau tidaknya Pilkada itu sendiri. Terutama bagaimana paslon ini berusaha untuk meyakinkan publik melalui jalur media massa.

“Media massa ini adalah salah satu wadah atau tempat pembentukan opini para Paslon. Bagaimana media massa mengolah karakter Paslon, sehingga disenangi masyarakat atau pemilih,” tambahnya.

Akan tetapi, lanjut Yusran, dalam perhelatan pilkada ini diharapkan agar media massa bisa berimbang, melakukan pemberitaan terhadap semua paslon. Kenapa seperti itu karena dalam UU pers juga diatur senantiasa independen dan obyektif.

“Dari pantauan kami (Panwas) belum ada indikasi media massa yang berpihak kepada salah satu paslon. Kalaupun ada, pasti saya punya kewenangan untuk memberikan teguran kepada yang bersangkutan karena itu ada diregulasi PKPU dan Perbawaslu, bahwa media massa itu harus netral,” tandas Yusran.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments