
Raha,Inilahsultra.com– Ada yang unik pada upacara memperingati HUT Kabupaten Muna Ke-59 tahun 2019. Dimana, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memakai baju adat Muna.
Baik itu Bupati Muna Rusman Emba, wakil Bupati Malik Ditu, Sekda Nurdin Pamone, hingga seluruh kepala OPD mengenakan baju adat.
Upacara dipimpin langsumg Rusman Emba yang digelar di halaman kantor Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Muna.
Bupati Muna, LM Rusman Emba usai menggelar upacara mengatakan, peringatan HUT Muna sebagai refleksi atas terbentuknya Kabupaten Muna jauh sebelum Indonesia merdeka.
“Ada hal yang perlu dibangkitkan dan banyak yang menjadi harapan yang dilihat untuk menjadikan spirit perkembangan Kabupaten Muna,” katanya.
Dalam pencapaian visi dan misi setelah dilantik sebagai Bupati Muna yang kini hampir 2 tahun menjabat Bupati Muna bersama wakilnya Abdul Malik Ditu menegaskan, dalam tahun pertama penganggaran proses sudah berjalan namun banyak terdapat kendala, yakni persoalan keadaan anggaran yang minim sementara kebutuhan sarana dan prasarana jalan yang sementara digenjot. Persoalan tata ruang kota maupun hal-hal pelayanan publik, baik persoalan pasar, rumah sakit.
“Dalam menyelesaikan masalah Jalan, Tata Ruang, Pelayanan publik baik pasar dan rumah sakit, tahun ini akan menjadi target diselesaikan,” ungkapnya.
Rusman mengungkapkan, ada masalah yang dihadapi di lapangan, menjadi perhatian serius. Sebab, penyelesaian itu tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun.
“Tahun ini kita benahi, dan tahun depan masalah itu akan diselesaikan, Sehingga tidak ada lagi masalah,” tuturnya.
Perjalanan kabupaten Muna sudah cukup lama, Muna yang memiliki peradaban yang khas sehingga berusaha untuk meraih pembangunan yang fundamental.
“Kita berusaha semaksimal mungkin untuk meraih pembangunan Kabupaten Muna yang fundamental,” ujarnya.
Reporter : Iman
Editor : Aso




