Ridwan Bae Girang, Proyek Pelosika Batal Digarap China

Ridwan Bae

Kendari, Inilahsultra.com – Perjuangan Anggota DPR RI Dapil Sultra, Ridwan Bae menolak kehadiran investor China di Proyek Bendungan Pelosika berbuah manis. Kabar terbaru pemerintah Jokowi sepakat menganulir kebijakan menggaet investasi asing pada proyek bernilai triliunan tersebut.

“Terima kasih pada pemerintah yang sudah mendengar aspirasi masyarakat. Perjuangan kami di dewan menolak investor China akhirnya bisa terwujud. Sudah fiks Proyek Pelosika tidak lagi diambil alih China tapi akan dibiayai lewat APBN. Saya baru saja rapat dengan Dirjen Sumber Daya Air,” tutur Ridwan dengan nada girang pada awak Inilahsultra.com, Selasa 17 Juli 2018.

Wajar saja Ridwan senang. Legislator Golkar itu memang paling getol menyuarakan protes menolak investasi China masuk dalam Proyek Bendungan Pelosika.

-Advertisement-

Bupati Muna dua periode itu mengaku dibuat trauma dengan model kerjasama negara Tiongkok pada proyek Mega Industri Morosi. Dimana tenaga kerja asing menguasai mayoritas lapangan kerja di Mega Industri Morosi.

“Sejak awal saya sampaikan ke pemerintah termasuk rapat dengan kementerian terkait di Senayan, itu (investasi China, red) itu berisiko tinggi. Bisa-bisa masyarakat jadi korban lagi,”cetus Ridwan.

Ia kini bisa bernapas lega. Pemerintah menyetujui merubah skema pendanaan Proyek Pelosika. Pembangunan Mega infrastruktur itu akan didanai APBN dengan total anggaran Rp. 3,3 Triliun.

Eksekusi pembangunan fisik proyek Bendungan yang dipusatkan di Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara itu akan dimulai tahun 2019.

“Semua diusul Rp 4,6 Triliun. Direvisi jadi Rp 3,3 Triliun. Sudah disetujui pembangunannya pakai uang pemerintah, uang negara. Bukan pinjaman China lagi. Sejak kunjungan spesifik DPR RI lalu memang saya berharap itu tidak terjadi. Pertimbangan kami agar program investasi itu benar-benar memberi manfaat utuh bagi masyarakat dan prioritas memberdayakan tenaga kerja lokal kita,” pungkas Ridwan.

Reporter : Siti Marlina

Editor      : Aso

Facebook Comments