
Kendari, Inilahsultra.com – Sehari usai acara pelaksanaan pesta rakyat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi-Lukman Abunawas, di pelataran tugu MTQ meninggalkan sampah yang berserakan.
Pantauan Inilahsultra.com, Senin 24 September 2018, sekira pukul 10:35 WITA, sampah plastik, kertas, dan bekas makanan terlihat di tiap sudut tempat terselengaranya pesta rakyat.
Sampah tersebut merupakan sisa pesta rakyat Gubernur Sultra 2018 baru-baru ini.
Salah seorang warga sekitar Iwan mengatakan, dirinya sangat menyesalkan ketika melihat sampah yang berserakan itu belum dibersihkan.
Untuk itu, kata dia, pemerintah harusnya segera membersihkan sampah-sampah tersebut, agar terlihat bersih seperti biasanya.
“Kita harap si, untuk segera dibersihkan, agar tugu kebangaan kita masyarakat Sultra bisa terlihat bersih lagi,” kata Iwan saat di wawancarai.
Dikonfirmasi Pelaksana tugas (Plt) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari Paminuddin mengatakan, kebersihan tugu religi kebanggan Sultra itu merupakan tanggumg jawab bersama.
“MTQ ini kan berada di tengah Kota Kendari, kami juga bertanggung jawab dalam kebersihan tugu tersebut,” kata Paminuddin di Kantor DLHK Kota Kendari.
Sampai saat ini, sambung dia, DLHK Kota Kendari belum ada komunikasi dari pihak Pemprov untuk membersihkan sisa sampah pesta rakyat.
“Kami harapkan ada sinkronisasi dengan Pemprov, kapan rencana kerjanya, dan kapan aksi pembersihannya akan dilakukan,” jelasnya.
Sebenarnya, kata dia, bisa saja DLHK Kota Kendari untuk membersihkan sampah-sampah tersebut, namun sampai saat ini Satpol PP yang mempunyai kewenangan dalam pengelolaan kebersihan tugu tersebut, belum memberikan izin kepada DLHK Kota Kendari.
“Kami sebenarnya siap membersihkan, tetapi bagaimana kita masuk di rumahnya orang harus pamit dulu, dan saling menghargai dengan pengelolaan di dalam,” katanya.
“Kalau teman-teman di sana minta bantuan kami di DLHK ini, maka siap bantu untuk membersihkannya,” tutupnya.
Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman




