Kesadaran Masyarakat Muna Bayar PBB Masih Kurang 

Rahmat Raeba

Raha, Inilahsultra.com– Kesadaran masyarakat Kabupaten Muna dalam pembayaran pajak masih kurang. Hal itu diukur dari kesadaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun retribusi lainnya.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah Muna, Rahmat Raeba ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin 22 Oktober 2018.

Meski seperti itu, Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muna paling besar bersumber dari tagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2).

-Advertisement-

“Potensi PAD Muna banyak berasal dari PBB-P2. Sehingga untuk menggali potensi PAD tersebut dengan melakukan percepatan realisasi PAD maupun pertumbuhan PAD,” katanya.

Selain itu bersumber dari PBB-P2, pertanian, peternakan, perikanan, perhubungan berpotensi juga untuk menambah pundi-pundi PAD.

Hanya saja, ujar dia beberapa potensi tersebut belum dikelolah secara maksimal. Sehingga, untuk peningkatan PAD pihaknya melakukan pendataan maupun menggali potensi. Hal ini dilakukan dengan tetap melakukan koordinasi bersama instansi maupun pihak terkait.

“Setelah menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, saya melakukan strategi percepatan realisasi PAD dan pertumbuhan PAD
dengan mengevaluasi semua Perda, Perbup maupun Perundang-undangan yang ada sebagai penguatan dalam rangka percepatan penambahan PAD,” jelasnya.

Mantan Kabag Umum Setda Muna ini menguraikan, pembayaran pajak merupakan kewajiban bagi masyarakat namun tetap dipertimbangkan faktor sosial maupun ekonomi.

“Kita (Badan Pendapatan Daerah ) tidak ingin menarik pajak dan retribusi dengan memberatkan masyarakat,” imbuhnya.

Apalagi, sambung dia akibat hal tersebut menurunkan potensi pendapatan hingga mengarah pada kerugian.

“Kalau hal itu terjadi kita hentikan, sebab pemerintah dibawah kepemimpinan Rusman-Malik saat ini mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi, sehingga masyarakat bisa sejahtera,” tuturnya.

Olehnya itu, untuk peningkatan PAD tahu depan, pihaknya berencana akan membangun dua pos PAD diantaranya di wilayah Muna Timur maupun Muna Barat dengan melibatkan instansi terkait.

“Tahun 2019 sudah direncanakan untuk membangun dua pos PAD di wilayah Muna Timur dan Mubar untuk menangkap PAD yang keluar Kabupaten,” ucapnya

 

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Facebook Comments