
Kendari, Inilahsultra.com – Gua Liangkabori mendapatkan predikat juara tiga dalam kategori situs sejarah terpopuler yang diberikan oleh Anugerah Pesona Indonesia (API).
Dalam perebutan yang terbaik, Liangkabori bersaing dengan Benteng Otanaha Kota Gorontalo, Benteng Belgica Kabupaten Maluku Tengah, Candi Singosari Kabupaten Malang, Istana Kuning Kabupaten Kotawaringin Barat, Kawasan Kota Tua Jakarta Utara, Patung Mejan Kabupaten Pakpak Bharat, Pugung Raharjo Kabupaten Lampung Timur, Rumah Bung Karno Kota Bengkulu dan Rumah Gadang Panjang Kabupaten Solok Selatan.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna Amiruddin Ako, Kamis 21 November 2018.
Menurut Amiruddin Ako, prestasi ini menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat Muna untuk secara bersama memajukan pariwisata daerah.
“Kita yakin bahwa pariwisata Muna akan memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Muna,” ungkap Amiruddin Ako melalui pesan singkatnya.
Menurut pria yang akrab disapa Amir ini, prestasi ini tak lepas dari dukungan masyarakat Muna dimana pun berada.
“Pemerintah Kabupaten Muna mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat Muna dimanapun berada, masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah mendukung Gua Liangkabori dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia Tahun 2018 dan menyabet juara 3 Situs Sejarah Terpopuler dalam ajang tersebut,” katanya.
“Prestasi ini kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Muna karena sejatinya masyarakat lah juaranya,” tambahnya.
Ke depan, Liangkabori akan terus menjadi ikon pariwisata Muna dan akan menjadi daya tarik wisatawan untuk ke Muna.
Untuk mendukung itu, pemerintah telah menata kawasan dan infrastrukturnya. Tentunya, ke depan akan meningkatkan kerja sama dengan Balai Pengembangan Cagar Budaya (BPCB) Makassar.
“Bupati Muna sudah mengalokasikan anggaran untuk pengembangan infrastruktur Liangkabori,” pungkasnya.
Anugerah Pesona Indonesia merupakan ajang pariwisata terpopuler Indonesia yang diadakan setiap tahun dan didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata RI.
Kegiatannya dilakukan dalam bentuk pemberian penghargaan kepada obyek dan tujuan wisata terpopuler di Indonesia.
Ajang apresiasi pilihan masyarakat (people choice) ini secara langsung mengajak dan melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat daerah dari kabupaten, kota, hingga di provinsi untuk bekerja bersama-sama memberikan apresiasi, serta menjadikan pariwisata daerahnya menjadi yang terbaik dan terpopuler.
Kegiatan yang bertujuan mengangkat potensi pariwisata yang ada di perkotaan hingga pelosok daerah di Indonesia, ini akan terus dikembangkan lebih baik dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara serta mancanegara.
Editor : La Ode Pandi Sartiman




