
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Ketua TP PKK Buton Delia Montolalo La Bakry berharap, lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) digelar hingga tingkat desa. Sehingga pengetahuan tentang makanan sehat bisa sampai kepada seluruh ibu-ibu yang ada di desa.
Delia mengatakan, perlu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kehidupan keluarga, khususnya bagi para ibu. Sehingga asupan makanan yang sehat, bergizi, dan aman dari bahan makanan berbasis lokal bisa diwujudkan.
“Diharapkan Dinas Ketahanan Pangan dan PKK agar lomba ini bukan hanya dilaksanakan pada tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional namun pada tingkat kecamatan, kelurahan dan desa juga,” ujar Delia saat menghadiri lomba B2SA tingkat kabupaten yang digelar di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu 12 Desember 2018.
Dia menjelaskan, kunci keberhasilan penyajian makanan tergantung pada kreatifitas ibu. Makanya setelah kembali ke rumah, agar diimplementasikan penyajian menu kepada keluarga dan tetangga masing-masing. Apalagi sumber daya lokal banyak ditemukan di desa-desa.
Bupati Buton La Bakry juga mengatakan, program B2SA sesuai program nasional untuk penanganan stunting (anak mengalami gangguan pertumbuhan). Pasalnya, stunting berkaitan dengan pola makan.
“Kalau tidak tercukupi asupan gizi untuk pertumbuhan anak-anak, maka anak akan tumbuh kecil. Perlu kesadaran individu dan kelompok untuk menciptakan gizi yang seimbang dan aman. Kita mungkin tahu hanya saja yang biasanya tingkat pendapatan keluarga kurang,” ujarnya.
La Bakry juga mengingatkan agar berhati-hati dalam membeli bahan makanan di pasar. Apalagi banyak bahan makanan yang dijual sudah mengandung pengawet yang berbahaya bagi kesehatan.
Dengan Sumber daya lokal yang banyak di Buton, Ketua DPD Partai Golkar Buton itu memastikan, anak-anak bisa tumbuh lebih tinggi dan cerdas. Apalagi bila orang tua mengetahui pentingnya memberikan asupan gizi yang benar pada anak.
Reporter: Waode Yeni Wahdania




