
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Beberapa tahun kedepan Indonesia diprediksi akan krisis nelayan. Sehingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menggagas sekolah perikanan. Nantinya sekolah ini akan melahirkan nelayan modern.
Kamis 14 Februari 2019, rombongan KKP meninjau lokasi Politeknik Perikanan di Kabupaten Buton. Rombongan KKP RI diwakili Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Syarif Wijaya.
Syarif menuturkan, rencana menggagas Politeknik Perikanan karena melihat potensi Kabupaten Buton yang dekat dengan Laut Banda yang memiliki SDA yang melimpah.
“Sekolah ini nantinya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Sekolah ini, lanjut Syarif, nantinya tidak isi buku. Sekolah ini akan bersentuhan langsung dengan lapangan.
Persiapan Politeknik Perikanan ini, KKP sudah meninjau dua lokasi yang paling cocok.
“Mohon Doa restu semua untuk sepakat mewujudkan cita-cita ini yang dilakukan dengan ikhlas. Kedepan membawa kemakmuran untuk masyarakat Buton dalam membangun daerah,” ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, banyak anak nelayan yang sekolah tinggi dan enggan menjadi nelayan lagi. Sehingga dengan sekolah ini, anak nelayan akan dibina sebagai siswa yang profesional dan akan menjadi nelayan yang profesional.
“Dengan berjalannya waktu kita akan krisis nelayan kedepan. Makanya Kementerian Perikanan dan Kelalutan membuat sekolah dengan konsep nelayan modern yang akan jadi pengusaha ikan,” terangnya.
Reporter: Waode Yeni Wahdaniah




