Buruh Kebersihan Tuntut Kenaikan Upah, Ini Tanggapan Wali Kota Kendari

Plt Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat diwawancarai usai sosialisasi imunisasi rubella di sekolah-sekolah.

Kendari, Inilahsultra.com – Beberapa hari yang lalu para buruh pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari melakukan aksi mogok kerja. Ini sebagai bentuk tuntutan atas permintaan kenaikan upah.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyebut, tuntutan para buruh pengangkut sampah patut dihargai dan dan diperhatikan, karena itu merupakan bentuk aspirasi mereka selama ini.

“Tentu kita akan perhatikan dan kita akan pertimbangkan dengan kemampuan daerah. Tapi yang jelas kita akan jalankan keinginan mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Sulkarnain saat ditemui di salah satu hotel di Kendari, Selasa 26 Februari 2019.

-Advertisement-

Meski demikian, Sulkarnain membantah bila para buruh mogok kerja karena tuntutan mereka belum dipenuhi.

Ia mengklaim, tidak ada sangkut pautnya, sampah yang tidak terangkut dengan mogok kerja para buruh.

“Itu tidak benar. Sebenarnya mereka tidak itu mogok hanya ada sedikit kesalapahaman. Tapi itu sudah diselesaikan oleh internal Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini pun memohon maaf atas keterlambatan pengangkutan sampah karena adanya kendala administrasi dalam pencairan honor petugas pengangkut sampah.

“Kemarin sore honornya sudah dibayar dan mulai hari ini sampah mulai diangkut. Untu itu, saya berterimakasih pada warga yang punya respon cepat melaporkan persoalan ini,” ucapnya.

Sebelumnya para pekerja pengangkut sampah mengaku mogok kerja karena honor pada bulan Januari belum diberikan.

Akibatnya, sampah terlihat menumpuk di beberapa titik di kota peraih Adipura Kencana ini.

Penulis : Haerun

Facebook Comments