Ali Mazi Tak Mau Gegabah Cabut IUP di Pulau Wawonii

1844

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengara (Sultra) akan mengundang para pengusaha-pengusaha tambang dan masyarakat di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) untuk duduk bersama menyelesaikan masalah izin usaha pertambangan (IUP) yang ditolak warga.

“Kita akan panggil masyarakat dan pihak perusahaan tambang, kita carikan dulu waktu dan kesempatan kira-kira cocok kapan, kita duduk bersama dalam satu meja, jangan sampai ada yang dirugikan,” kata Gubernur Sultra Ali Mazi saat diwawancara di Pelabuhan Bungkutoko Kendari, Senin 11 Maret 2019.

- Advertisement -

Orang nomor satu di Sultra ini mengatakan, dirinya tidak mau gegabah dalam memberikan tindakan dan memutus IUP yang ada di Konkep.

“Tambang-tambang ini berdiri sebelum saya menjadi gubernur,” katanya.

Keberadaan tambang-tambang di Konkep saat ini, kata Ali Mazi, sudah lama berdiri dan beroperasi di pulau Wawonii.

“Tambang ini sudah berdiri kurang lebih 15 tahun yang lalu, jadi tidak serta merta kita lakukan tindakan yang akan merugikan warga maupun perusahaan,” kata Ali Mazi.

Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di Sultra, kata Ali Mazi, seorang pemimpin itu harus bijaksana dalam melihat persoalan tambang dan terutama memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Itu mi kita akan undang mereka, kita tanyakan apa sebenarnya yang terjadi dengan tambang-tambang yang berdiri sejak lama ini,” jelasnya.

“Namanya Gubernur itu harus meladeni semua masyarakat karena kita ini pengayom,” tambahnya.

Terkait demo yang dilakukan masyarakat Konkep dan mahasiswa, menurutnya, itu merupakan penyaluran aspirasi biasa dan tidak ada masalah.

“Ini aspirasi mereka dan saya lihat menurut saya biasa-biasa saja dan tidak perlu ada yang dipermasalahkan,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Sepanjang 2018, Terjadi 115 Kasus Kebakaran di Kota Kendari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here