
Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, resmi melantik Damin sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kota Kendari Periode 2019-2024, di Ruangan Pola Kantor Wali Kota Kendari, 1 Maret 2019.
Dalam sambutannya, Sulkarnain Kadir mengatakan, amanah ini merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Jabatan Dirut PDAM bukanlah pekerjaan ringan. Harus siap mengorbankan pikiran dan waktu dalam memberikan pelayanan air bersih di Kota Kendari.
“Komitmen dan kesungguhan dan hal-hal yang dianggap penting untuk direalisasikan dalam mengelola PDAM bukan hanya komitmen lisan tapi juga dengan komitmen tertulis,” kata Sulkarnain Kadir.
Menurut Sulkarnain, kondisi PDAM saat ini sementara dalam keadaan tidak stabil. Jadi, ini merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan.
Ada beberapa hal yang diinginkan oleh pemerintah dan masyarakat Kota Kendari. Yakni, menata organisasi agar pelayanan di PDAM segera berjalan dengan baik.
Seperti kebocoran yang cukup tinggi, cakupan pelayanan masih rendah, pengelolaan sistem keuangan, dan sistem produksi air minum yang berkualitas.
Dalam menjalankan manajemen PDAM, lanjut dia, harus membangun komunikasi dan sinergitas dengan berbagai pihak. Pasalnya, untuk membenahi PDAM tidak mungkin mengandalkan kemampuan internal PDAM, dan tidak mungkin juga mengandalkan pemerintah kota saja.
“Kita harapkan PDAM bisa membangun komunikasi dan sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperbaiki PDAM yang masih sakit bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Ekspetasi masyarakat kepada PDAM, sebut dia, memberikan pelayanan air dilakukan secara maksimal.
“Harapan masyarakat kepada perbaikan pelayanan PDAM sangat tinggi, urusan air minum selalu menjadi hal yang dituntut oleh masyarakat,” tutupnya.
Di tempat yang sama Direktur PDAM Kota Kendari periode 2019-2024 Damin mengatakan, akan menindaklanjuti instruksi wali kota.
Ia berkomitmen menurunkan angka kehilangan air yang terjadi di PDAM Kota Kendari, mulai dari kebocoran pipa yang menjadi sumber permasalahan yang menggerogoti tubuh PDAM Kota Kendari.
“Saya fokus mengatasi hilangnya air bersih karena bocornya pipa. Insya-Allah air kembali lancar dan pendapatan PDAM juga akan meningkat kedepannya,” katanya.
Penulis : Haerun




