
Raha, Inilahsultra.com– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna tahun ini memprioritaskan pengaspalan jalan kabupaten yang berada dibeberapa kecamatan.
Kadis PUPR Muna, Eddy Uga saat ditemui di ruangannya, Jumat 5 April 2019 menjelaskan, dalam menunjang kelancaran perputaran ekonomi masyarakat, dibawah kepemimpinan LM Rusman Emba dan Abdul Malik Ditu memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan.
Menurut Eddy Uga, banyak jalan yang telah rusak parah.
“Tahun 2019 ini semua kegiatan mengarah pengaspalan jalan kabupaten, yang berada dalam kota maupun di luar kota yang bersumber dari anggaran DAK dan DAU,” katanya.
Eddy menyebutkan, Pengaspalan jalan yakni jalan Wapunto-Waara dengan nilai anggaran berkisar Rp 6 miliar, Jalan Lawama-Bone berkisar Rp 4 miliar.
Kemudian, Jalan Pola-Lambelu berkisar Rp 3 miliar, Jalan Bente-Lamanu berkisar Rp 3 miliar hingga beberapa jalan lain yang dinilai rusak parah.
“Ada indikator penetapan pengaspalan jalan diantaranya faktor kondisi jalan yang rusak parah, potensi ekonomi dengan pengaspalan jalan akan meningkatkan perputaran ekonomi, hingga jalan menuju objek wisata,” ucapnya.
Alasan pengaspalan jalan ke objek wisata, jelas Eddy wisata merupakan ikon pembangunan Kabupaten Muna. Sehingga ada beberapa jalan yang diprioritaskan seperti jalan ke Walengkabola, Gua Liangkabori, maupun beberapa objek wisata yang lain.
Selain itu diprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, karena persoalan kepentingan yang menghubungkan jalan antar kecamatan
“Persoalan kepentingan jalan jangan sampai nanti jalan yang akan dibangun akan dilewati oleh gubernur atau pejabat dari pusat,” tuturnya.
Mantan Asisten III Pemda Muna ini, menambahkan tidak hanya pembangunan jalan melainkan pembangunan drainase dalam kota juga menjadi prioritas.
Reporter : Iman
Editor : Aso




