Pengelolaan Pajak Profesi Tidak Transparan, Puluhan Dokter RSUP Bahteramas Datangi Kantor Pajak

355
Para dokter RSUP Bahteramas mendatangi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari

Kendari, Inilahsultra.com – Puluhan dokter Spesialis Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bahteramas Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari, Jumat 5 April 2019.

Kedatangan 20 orang dokter spesialis ini untuk mempertanyakan sekaligus memprotes tarif Pajak Penghasilan (PPh) atau pajak profesi yang diberlakukan dinilai tidak transparan.

- Advertisement -

Dr Syaiful selaku perwakilan para dokter menjelaskan, kedatangan mereka untuk mempertanyakan regulasi yang digunakan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari.

Pasalnya, selama satu tahun terakhir pajak profesi dokter spesialis di RSUP Bahteramas dikenakan tarif PPh sebesar 100 persen.

Sementara, lanjut dia, berdasarkan literatur yang dibaca dan dipahami bahwa pajak profesi pegawai tetap maupun PNS itu sebesar 50 persen dari penghasilan.

“Pengenaan pajak satu tahun terakhir ini dibebankan 100 persen dari bruto. Tanpa diketahui apa patokan mereka sehingga melakukan pemotongan sebesar itu, dan kami menilai potongan itu tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Dr Syaiful di Kantor Pajak.

“Kami minta kepada pihak Pelayanan Pajak Pratama Kendari untuk mengecek kebenarannya di lapangan,” tambahnya.

Lanjut Syaiful menjelaskan, sistem pembayaran di RSUP Bahteramas bukan renumerasi seperti rumah sakit vertikal. Ia mencontohkan seperti Rumah Sakit Wahidin yang memperhitungkan kinerja seorang medis tanpa memperhitungkan jumlah pasien yang dilayani. Tetapi di RSUP Bahteramas menggunakan sistem kesepakatan pembagian jasa antara manajemen rumah sakit, dokter, dan perawat.

“Kami datang ini untuk menyamakan persepsi mana yang harus diikuti, di satu sisi pajak menganggap pembayaran diterapkan di rumah sakit Bahteramas adalah renumerasi. Jadi, saya tegaskan bukan renumerasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelayanan Pajak Pratama Kendari, Joko Rahutomo mengatakan, dengan aduan ini akan melakukan peninjauan kembali ke bendahara RSUP Bahteramas dalam menghitung pajak dokter.

“Kalau misalnya terjadi kesalahan dalam tata cara perhitungan, maka kami akan meluruskan persoalan ini,” jelasnya di hadapan para dokter.

Penulis : Haerun dan Ono

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...