Longsor di Sampara, 16 Ribu Pelanggan PDAM Kota Kendari Tak Dapat Air

Jalan longsor di Sampara ikut berimbas pada kebutuhan air di Kota Kendari.

Kendari, Inilahsultra.com – Longsor yang terjadi di Desa Rawua Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe ikut mempengaruhi distribusi air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari.

Direktur PDAM Kota Kendari Damin mengaku, pihaknya sudah menghentikan sementara aliran air dari sumber utama Sungai Pohara.

Otomatis, kata dia, sebanyak 16 ribu pelanggan di Kota Kendari tidak dapat menerima air untuk sementara waktu.

-Advertisement-

“Sementara ini, kita setopkan dulu air karena jangan sampai bocor. Sudah tiga jam kita matikan,” kata Damin saat ditemui di lokasi longsor, Selasa 2 Juli 2019.

Ia menyebut, ada enam kecamatan yang bakal terdampak penghentian air untuk sementara waktu. Yakni, Kendari, Kendari Barat, Puuwatu, Mandonga, Kadia dan Wuawua.

“Enam kecamatan itu sumber airnya dari Pohara,” katanya.

Sedangkan untuk empat kecamatan lainnya, Abeli, Poasia, Kambu dan Baruga, masih beroperasi dengan normal karena sumber airnya dari Matabondu.

Ia menyebut, kondisi pipa PDAM di lokasi longsor masih aman. Hanya saja, sebelum Dinas Pekerjaan Umum menimbun jalan, perlu berkoordinasi dengan mereka.

“Sebelum timbun, kami mau tes dulu pipa. Jangan sampai selesai ditimbun, ternyata ada masalah. Pasti digali lagi,” jelasnya.

Jika nantinya pipa PDAM sudah tidak bermasalah, dan jalan sudah ditimbun, maka pihaknya akan langsung mengalirkan air.

“Makin cepat ditimbun makin bagus,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments