
Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mengusulkan tiga nama calon ketua DPD PDI Perjuangan ke DPP.
Wakil Divisi Bidang Kaderisasi Partai DPD PDIP Sultra Agus Sana’a mengatakan, tiga nama ini merupakan hasil dari perengkingan tingkat PAC dan DPC kabupaten atau kota se-Sultra.
Rengking pertama ditempati Hugua yang didukung seluruh kabupaten atau kota. Posisi kedua Litanto didukung 12 kabupaten atau kota, dan Hasan Basri diposisi ketiga mendapatkan dukungan kurang lebih 12 kabupaten atau kota.
“Maka, berdasarkan perengkingan dari PAC dan DPC kabupaten atau kota untuk calon ketua DPD Sultra mengeluarkan tiga yaitu Hugua, Litanto, dan Hasan Basri yang direkomendasikan ke DPP,” kata Agus Sana’a di kantor PDIP Sultra, Jumat 19 Juli 2019.
“Tiga nama ini sangat berpotensi untuk jadi ketua DPD karena kita sudah usulkan dan hasil dukungan dari PAC dan DPC,” tambahnya.
Sebelumnya, sebut dia, banyak nama yang diusulkan PAC dan DPC untuk calon ketua DPD. Namun, DPD mengerucutkan menjadi tiga nama untuk diteruskan ke DPP.
“Kemarin banyak PAC dan DPC yang mengusulkan untuk nama-nama termaksud saya, tapi yang diambil hanya tiga nama sesuai yang diintruksikan DPP,” jelas Agus.
Kemudian terkait disebut-sebutnya nama Lukman Abunawas mencalonkan sebagai ketua DPD PDIP Sultra, Agus mengatakan, nama Lukman Abunawas tidak muncul atau tidak ada dalam surat rekomendasi DPD yang diteruskan ke DPP.
“Yang diproses itu yang hanya muncul dalam aspirasi PAC dan DPC dan nama Wakil Gubenrur Sultra tidak ada dalam rekomendasi DPD,” jelas Agus.
Lanjut Agus, DPD hanya sebatas mengusulkan, nantinya DPP yang mengambil keputusan.
“Kita hanya mengerucutkan dan kalau DPP punya pertimbangan lain sepenuhnya itu hak dan kewenangan mereka. Kami dari DPD apapun namanya keputusan DPP kami tegak lurus menjalankan itu,” jelasnya.
Bagi yang tidak setuju dengan keputusan DPP, maka dipastikan bisa keluar dari sistem kepartaian.
“Kita harus hormati keputusan DPP apapun itu, dan jangan kita lakukan demo dan walaupun ada demo itu tidak menyelesaikan masalah. Yang terpenting terima keputusan DPP dan kita jalankan sama-sama,” tuturnya.
Penulis : Haerun




