
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menggelar pemilihan La Oti (putra) dan Wa Oti (putri) sebagai duta pariwisata. Kegiatan itu akan digelar pada pelaksanaan Festival Budaya Tua Buton nanti.
“Perhelatan Festival Budaya Tua Buton merupakan agenda nasional yang dilakukan setiap tahunnya untuk mendorong kemajuan pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Buton. Tahun ini akan digelar ajang pemilihan La Oti dan Wa Oti. Pemilihan itu untuk menghasilkan Duta Buton yang mempunyai wawasan luas baik kepariwisataan, kebudayaan maupun wawasan secara umum yang turut mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Buton,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, La Ode Zainuddin Napa, Rabu 31 Juli 2019.
Dia menjelaskan, La Oti dan Wa Oti satu pasang putra dan putri yang akan diseleksi dari tujuh kecamatan untuk mewakili daerah sebagai duta pariwisata.
Secara garis besar, lanjut Zainuddin, kategori penilaian didasarkan pada 4 hal. Diantaranya berpenampilan menarik, cantik, bersih dan pandai merawat diri. Selain itu harus memiliki kecerdasan dan minat belajar tinggi.
“Kriteria ketiga yakni memiliki emosi yang berkaitan dengan kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Terakhir berkepribadian luhur, memiliki etika dan peduli sesama. La Oti dan Wa Oti juga harus menguasai Bahasa Buton dan Bahasa Asing,” urai Zainuudin Napa.
Pesertanya, tambah dia, merupakan siswa SMA sederajat dan perguruan tinggi utusan kecamatan dan untuk kalangan umum. Usia minimal 15 tahun dan maksimal 24 tahun. Tinggi minimal 157 untuk Wa Oti dan 168 untuk La Oti.
“Adapun pakaian yang akan dikenakan adalah pakaian khas Buton, Wa Oti mengenakan pakaian Kabubua, dan La Oti mengenakan Ajo Bhantea,” pungkasnya.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania




