Hindari PSU Pilkada 2020, Bawaslu Muna Akan Terus Melakukan Sosialisasi ke Masyarakat

Komisioner Bawaslu Muna, Bagian Koordinator SDM dan Organisasi, Ali Darman.

Raha, Inilahsultra.com-Untuk menghidari terjadinya pemungutan suara ulang (PSU) pada Pilkada 2020 nanti, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna akan terus melakukan sosialisasi di masyarakat.

Komisioner Bawaslu Muna, Bagian Koordinator SDM dan Organisasi Ali Darman saat ditemui pada kegiatan sosialisasi partisipasi pilkada 2020 di SMA Negeri 2 Raha, Jumat 20 September 2019 menjelaskan, kegiatan Go School dalam mensosialisasikan partisipasi pemilu merupakan rangkaian untuk menjaga terjadinya PSU. Sehingga penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati kedepan berjalan aman, sukses dan kondusif.

“Nanti akan melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah maupun di masyarakat dengan mengundang organisasi masyarakat, kelompok pemuda maupun tokoh masyarakat agar penyebab PSU itu diketahui oleh masyarakat,” katanya.

-Advertisement-

Ali Darman menyebutkan, bahwa terjadinya PSU Pilkada 2015 lalu karena masyarakat belum mengetahui kalau memili dua kali dapat terjadinya PSU, serta ada konsekuensi hukum dan pidananya.

“Agar tidak terjadi PSU kita akan sosialisasikan dimana-mana agar masyarakat tau bahwa yang memilih lebih dua kali di TPS yang sama maupun TPS lain akan menyebabkan PSU hingga menyebabkan terlambatnya pembangunan di Bumi Sowite,” ucapnya.

Belajar dari pilkada 2015 lalu, terkait penggunaan surat keterangan (Suket) yang masih bisa digunakan. Sementara undang-undang nomor 10 tahun 2016 sudah direvisi, dengan tidak bisa menggunakan Suket lagi.

“Yang menyebabkan pemilih yang menggunakan Suket di Waburense dan Marobo, Suket dikeluarkan oleh Kepala desa (Kades), di undang-undang 10 sudah tidak Suket lagi. Sekarang hanya menggunakan KTP Elektrik atau surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dukcapil,” ungkapnya.

Untuk menghindari terjadinya kecurangan pemilih di pilkada kedepan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dukcapil Muna. Selain itu, akan memperkuat pengawasan di KPUD Muna termasuk jajaran dibawah.

“Dipemuktahiran data pemilih nanti akan diteliti sehingga menghasilkan data yang benar-benar pemilih yang akurat maupun valid. Dalam waktu dekat ini akan melaksanakan rapat prakondisi dengan mengundang stakeholder maupun pihak lain” imbuhnya.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Facebook Comments