Dampak TMMD, Banyak Anak di Busel Ingin Jadi TNI

Prajurit TNI bersama masyarakat lingkungan Kolowu Morikana, Kelurahan Masiri, Busel saat bekerjasama membangun masjid.

Batauga, Inilahsultra.com – Baru berjalan sembilan hari, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sudah mempunyai dampak yang sangat positif.

TMMD Kodim 1413 Buton yang dipusatkan di Kelurahan Masiri Kabupaten Buton Selatan (Busel), membuat anak-anak di daerah setempat ingin menjadi TNI.

Hal tersebut terungkap saat salah seorang ibu bertanya kepada Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD.

-Advertisement-

“Anak saya ini ingin masuk TNI, tapi belum mengetahui secara pasti prosesnya. Tolong pak dijelaskan jalur-jalurnya,” tanya ibu tersebut.

Pertanyaan tersebut langsung mendapat apresiasi dari Ketua Tim Wasev TMMD, Mayjen TNI Agus Suhardi.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, tidak ada yang perlu ditakuti saat pendaftaran untuk menjadi seorang anggota TNI. Jika seorang anak ingin menjadi anggota TNI, harus segera mendaftarkan diri di Kodim.

“Misalkan anak ibu kelas dua SMA, segera daftarkan di Kodim untuk dilatih fisik dan dibekali ilmu dan wawasan,” jelasnya.

Pati Staf Khusus Kasad ini mengatakan, hal tersebut dianggap perlu. Pasalnya, seorang anak tidak akan kaget lagi menghadapi segala macam tes untuk masuk menjadi anggota TNI.

“Makanya itu, kenapa banyak anak masyarakat biasa yang gagal masuk, dibanding yang anak tentara. Karena mereka sebelumnya tidak ditempa atau di didik,” tukasnya.

Nantinya, tambah mantan Wakil Komandan Yonif 725 Woroagi ini, jika sudah ada yang berhasil menjadi anggota TNI, saat pulang kampung nanti bisa memotivasi adik-adiknya untuk menjadi anggota TNI juga.

“Seperti di kampung saya, waktu saya berhasil menjadi anggota TNI, saya memotivasi adik-adik di kampung. Makanya kampung saya dikenal dengan julukan kampung Tamtama,” pungkas pria yang karir militernya dimulai dari Tamtama itu.

 

Facebook Comments