
Kendari, Inilahsultra.com – Dalam upaya penguatan program-program unggulan Pemda Provinsi Sultra, Gubernur Sultra, Ali Mazi menandatangani kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Rhode Island.
Dalam rilis yang diterima Inilahsultra.com, penandatangan MoU dilakukan antara Gubernur Ali Mazi dan Rektor Universitas Rhode Island, Prof David Dooley, disaksikan tiga kepala daerah, yakni Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga, Bupati Kolaka, Ahmad Safei dan Wali Kota Kendari. Sulkarnain Kadir. Termasuk tiga organisasi pemerintah daerah, yakni Kepala Bappeda, Kabalitbang dan Kabid Cipta Karya.
Sedangkan dari Pihak Universitas Rhode Island, ikut menyaksikan, Dekan Fakultas Kedokteran dan Keperawatan, Prof Barbara Wolfe, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Prof Gary Ligouri, Dekan/Direktur Perpustastakaan, Prof Karim Boughida dan beberapa guru besar di bidang Geosains, Inovasi dan Kewirausahaan dan Ketua Yayasan Pengembangan Universitas, Katherine Flynn.
Kerjasama antara Pemprov Sultra dan salah satu kampus ternama di negeri Paman Sam itu menyangkut tiga bidang utama program unggulan, yakni pengembangan perpustakaan, pengembangan dan konservasi bidang kelautan, perikanan dan pertambangan, serta pengembangan dan alih teknologi di bidang kedokteran khususnya di bidang pelayanan dan bedah jantung.
Secara detil beberapa agenda yang akan dikerjasamakan adalah pendidikan akademik dalam program-program gelar universitas, pelatihan jangka pendek oleh dosen dan peneliti universitas, pendaftaran mahasiswa-mahasiwa Sulawesi Tenggara pada program tingkat sarjana dan/atau pascasarjana, kegiatan-kegiatan penelitian oleh dosen dan peneliti universitas, keikutsertaan dalam seminar-seminar dan pertemuan-pertemuan akademik, program-program akademik jangka pendek khusus, konsultasi-konsultasi dan lokakarya-lokakarya penyuluhan, proyek-proyek pengembangan staf Pemerintah Daerah.
Selain itu, pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia bidang perpustakaan dan kesehatan daerah Sulawesi Tenggara, kerjasama dalam bidang penelitian dan pengembangan keanekaragaman
hayati (biodiversity) dan keberlanjutan (sustainability) dan konservasi
terutama bidang pertambangan dan perikanan dan kelautan di Sulawesi
Tenggara, serta konservasi keanekaragaman hayati (biodiversity) dalam kemitraan bersama dengan Taman Nasional Rawa Aopa, termasuk untuk perlindungan Kura-Kura Kotak Asia Tenggara (Cuora amboinensis) yang diakui sebagai warisan alam Sulawesi Tenggara.
Penulis : Harkila




