Ridwan : Rusman Berpeluang Besar Dicoret di Golkar

Ridwan Bae.

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sultra Ridwan Bae menegaskan LM Rusman Emba berpeluang dicoret di Golkar.

“Rusman berpeluang sangat tinggi untuk dicoret dari Golkar,” tegas Ridwan Bae di Kantor Golkat Sultra, Kamis 17 Oktober 2019.

Saat ini, Golkar Sultra telah menerima nama-nama calon kepala daerah yang mendaftar di tujuh DPD Golkar yang menggelar Pilkada 2020.

-Advertisement-

Khusus Muna, ada empat orang yang mendaftar. Selain Rusman, ada LM Rajiun Tumada, Syarifuddin Udu dan Saharuddin.

Namun, nasib Rusman di Golkar terancam tidak diusung di Pilkada Muna 2020.

Ridwan menyebut, alasan Rusman berpotensi besar dicoret karena dalam rapat internal Golkar Rusman tidak berkontribusi positif buat Golkar di Muna.

“Kader Golkar di Muna hampir tidak ada komunikasi aktif dengan Rusman,” jelasnya.

Jika Rusman tidak jadi diusung di DPP, maka otomatis, Bupati Muna inkumbent itu tak akan bisa mendapatkan pintu partai berlambang beringin.

“Maka yang akan diusung kurang lebih tiga orang saja. Ada Rajiun, Syarifuddin Udu dan Saharuddin,” tutur Ridwan.

Mantan Bupati Muna dua periode ini menyebut, syarat dari DPP Golkar, provinsi minimal mengirim tiga maksimal lima calon ke DPP.

“Fakta yang terjadi, mendaftar semua daerah paling tinggi lima dan minimal dua,” jelasnya.

Berdasarkan saran rapat, lanjut dia, semua calon yang mendaftar di tujuh kabupaten akan diusul ke DPP. Terkecuali Rusman di Muna.

Nasib Rusman akan ditentukan bersama pengurus pada malam ini.

“Kita diberi kewenangan DPD I bertemu dengan ketua DPD II siapa yang mereka kehendaki dan diutamakan untuk kemudian menyakinkan DPP,” katanya.

Ia menegaskan, calon yang akan diusung nanti harus bisa menguntungkan Golkar di daerah.

“Semangat di Golkar adalah tidak semata mengejar elekrabilitas, itu kesekian kali. Calon yang kita usung bermanfaat untuk Golkar dan masyarakat dan setiap momen politik,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments