Pemilihan Wakil Wali Kota, Suara Fraksi Golkar Berpotensi Pecah 

1043
 

Kendari, Inilahsultra.com – Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari berpotensi pecah kongsi dalam pemilihan wakil wali kota.

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar LM Inarto mengatakan, kemarin ketua DPD II Golkar melakukan diskusi dengan anggota dewan dari Partai Golkar terkait dukungan dalam pemilihan wakil wali kota nantinya.

- Advertisement -

“Kemarin lima-limanya anggota dewan dari Golkar kita duduk bersama dengan Ketua DPD II Golkar berdiskusi dengan menyepakati mendukung AJP dalam pemilihan wakil wali kota,” kata LM Inarto di ruang kerjanya, Selasa 7 Januari 2020.

Pertimbangan mendukung AJP, kata Inarto, karena AJP merupakan kader Partai Golkar dan komunikasi AJP dengan DPD II Golkar berjalan dengan baik

“Pertimbangan itu DPD II Golkar mengintruksilan kadernya yang duduk di dewan untuk memilih AJP,” jelasnya.

Intrusksi dari DPD II Golkar untuk mendukung AJP, Inarto mengatakan, dirinya tidak bisa menjamin Fraksi Golkar 100 persen secara keseluruhan bersama AJP.

“Kalau secara partai memang kita sangat solid, tetapi kita tidak pernah tahu dalam hati masing-masing anggota dewan akan keluar dari keputusan DPD II Golkar,” jelasnya.

Sementara anggota dewan dari Fraksi Golkar La Ode Azhar menegaskan, secara pribadi dirinya tidak akan memilih AJP dalam pemilihan wakil wali kota meskipun DPD II Golkar mengintruksikan.

“Saya selaku pribadi anggota dewan memiliki hak suara untuk memilih tegas menyampaikan tidak akan memilih AJP dalam pemilihan wakil wali kota nanti. Ini merupqkan keputusan pribadi yang saya ambil,” tegas Azhar.

Terkait DPD II Golkar memberikan dukungan kepada AJP dalam pemilihan wakil wali kota, kata La Ode Azhar, dirinya tidak dalam konteks melawan kebijakan DPD II Golkar, akan tetapi dalam keputusan di Partai Golkar berjenjang ke DPD I Golkar

“Saya paham keputusan Golkar itu berjenjang, tapi intruksi mendukung AJP hanya arahan dari DPD II bukan dari DPD I Golkar, dan saat ini DPD I belum ada arahan,” ujarnya.

Terkait DPD II mendukung AJP, La Ode Azhar akan mempertanyakan kepada Ketua DPD I Golkar Ridwan Bae untuk arah dukungan Fraksi Golkar apakah benar yang disampaikan DPD II sudah berkordinasi dengan DPD I dalam mendukung AJP.

“DPD II mengarahkan untuk memilih AJP, sementara DPD I belum mengintruksikan untuk mendukung siapa, jangan sampai ada keputusan lain lahir dari DPD I Golkar,” jelasnya.

Lanjut La Ode Azhar, kalau DPD I mengintruksikan untuk mendukung dan memilih AJP dalam pemilihan wakil wali kota, dirinya teta0 konsiten tidak akan memilih putra Bupati Konawe Selatan tersebut.

“Saya tinggal sorong sama Pak Ridwan menyampaikan permohonan maaf tidak akan memilih AJP,” tegasnya.

“Meski saya tidak akan mendukung dan  memilih AJP, bukan berarti saya akan mendukung dan memilih Siska,” tambahnya.

Sementara anggota Fraksi Golkar LM Rajab Jinik menegaskan, meskipun DPD II Golkar mendukung Adi Jaya Putra (AJP) dalam pemilihan wakil wali kota belum tentu dirinya mengarahkan dukungan kepada putra Bupati Konsel tersebut.

“Secara kepartaian saya menghargai keputusan DPD II Golkar, tetapi secara pribadi saya belum memutuskan untuk mendukung siapapun dalam pemilihan wakil wali kota. Pada intinya saya saat ini menunggu mendengar dan pasif,” ujar Rajab Jinik

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...