Klaim Beras Palsu, Babinsa di Kendari Minta Maaf

16424
 

Kendari, Inilahsultra.com – Informasi yang disampaikan Babinsa di Kendari dalam video yang tersebar di media sosial, dipastikan hoaks atau tidak benar.

Video berdurasi 2 menit 3 detik itu berisi tentang penjelasan oknum Babinsa yang menyebut beras yang disiapkan oleh salah satu warung makan di Kecamatan Kendari Barat adalah palsu.

- Advertisement -

Namun, setelah diuji di Laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, beras dan nasi itu asli adanya.

Plt Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Sultra I Made Guyasa dalam keterangan tertulisnya menyebut, setelah video tersebut beredar, Polres Kendari langsung berkoordinasi dengan Kodim 1417/Kendari mengambil sampel dan membawanya ke BPOM Kendari untuk dilakukan uji laboratorium.

“Sampel nasi atau beras tersebut memenuhi syarat tidak mengandung bahan berbahaya boraks dan formalin serta tidak terindikasi mengandung plastik,” katanya di Balai POM Kendari, Rabu 8 Januari 2020.

Menurutnya, video itu meresahkan masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran. Seharusnya, diklarifikasi dulu ke instansi terkait sebelum diviralkan

Ia menjelaskan, beras tersebut diduga mengandung amilopektin dan amilosa. Jika amilosa beras di atas 25 persen, makan akan cenderung keras.

“Semakin tinggi kandungan amilopektin, maka beras tersebut mudah memantul atau melenting saat dibentuk menjadi bola dan dibanting,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Pom Kendari Firdaus Umar mengajak warga agar tidak terpancing dengan informasi yang tidak benar. Bila ada informasi bahan makan mencurigakan, diminta untuk melapor ke BPOM Sultra.

“Beras yang viral di media sosial oleh Babinsa adalah benar-benar beras asli dan aman untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kopda Harmin mengaku keliru atas informasi yang terlanjur tersebar di media sosial.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya atas kecerobohan dan kelalaian saya ini,” ujarnya.

Sebelumnya, video Babinsa Koramil 13 Poasia Kota Kendari beredar di media sosial pada Selasa 7 Januari 2020.

Di video itu, Harmin membanting nasi yang telah dibuat jadi bulatan ke atas meja.

“Ini beras palsu. Melenting. Saya cium tidak ada bau berasnya. Kalau dibiarkan berlarut-larut, kasian masyarakat kita. Saya sebagai Babinsa, saya harus menjaga masyarakat saya,” kata Kopda Harmin dalam video itu.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...