Lima Jenazah Anggota Yonif 725 Woroagi Dipulangkan ke Kampung Halamannya

861
 

Kendari, Inilahsultra.com – Helikopter MI17 milik TNI AD yang dikabarkan hilang di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Jumat 28 Juni 2019 lalu dengan membawa 12 orang terdiri dari 7 kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi akhirnya ditemukan.

Helikopter itu ditemukan dalam kondisi hancur, Senin 10 Februari 2020 di Pengunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

- Advertisement -

Kepada Inilahsultra.com, Komandan Korem 143 Halu Oleo, Kolonel Infanteri Yustinus Nono Yulianto mengatakan, informasi yang diperoleh jenazah anggota Batalyon Infanteri 725 Woroagi akan diterbangkan ke kampung halamannya, Minggu 16 Februari 2020.

“Iya mas, jenazah tidak disinggah lagi di Batalyon, jenazah akan diterbangkan langsung ke kampung halaman masing-masing,” terang Yustinus Nono Yulianto saat dikonfirmasi melalui telepon pribadinya, Sabtu 15 Februari 2020.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, lima anggota 725 Woroagi yang di kabarkan hilang di Osibil adalah Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Tegar Hadi Sentana dan Prada Sujono Kaimuddin.

Sementara itu, tujuh kru pesawat yakni Kapten CPN Aris (pilot), Kapten CPN Bambang (Flight Engineer), Lettu CPN Ahwar, Serka Suriatna, Serda Dita Ilham, Praka Dwi Pur fan Pratu Asharul.

Rencananya, 12 personil akan melakukan pendistribusian logistik di pos-pos yang ada diperbatasan khususnya di Pegunungan Bintang dengan menggunakan jalur udara. Lima personil Satgas Yonif 725 Woroagi akan melaksanakan pergantian Pos.

Helikopter mengalami lost contact saat melaksanakan misi penerbangan dari bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang ke Bandara Sentani Jayapura.

Sebelumnya, Helikopter MI-17 tersebut, melaksanakan misi pendorongan logistik (dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang Papua dan beberapa pos-pos pengamanan TNI di perbatasan NKRI-PNG disebut Pos udara karena hanya dapat ditempuh dengan sarana angkut pesawat udara.

Selanjutnya, Helly MI-17 take off dari bandara Oksibil menuju Sentani, perkiraan estimasi waktu seharusnya akan landing di Sentani sekira pukul 13.11 WIT. Namun saat itu, tidak ada komunikasi ataupun berita tentang keberadaan heli tersebut.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...