
Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Kendari Hikman Balagi menegaskan bahwa Adi Jaya Putra (AJP) masih berstatus kader Partai Golkar meskipun diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada pemilihan wakil Wali Kota Kendari sisa masa bakti 2020-2022.
“Ada isu atau rumor AJP sudah masuk sebagai kader di PKS tidak benar. Ini hanya permainan belaka dalam konstalasi politik yang senagaja di goyangkan mengingat pemilihan tinggal 3 hari lagi. Saya kira ini bagian dari permainan dan dinamika dalam politik,” ujar Hikman Ballagi, Senin 2 Maret 2020.
Menurut Hikman, isu-isu tersebut tidak bisa dianggap main-main dan harus ditanggapi secepatnya, supaya tidak merugikan AJP pada menjelang pemilihan pada 5 Maret nanti.
“Saya kembali tegaskan, AJP sudah ada surat pernyataannya masih orang di Golkar dan di PKS juga ada pernyataannya bahwa dirinya tetap orang Golkar. Bahkan pernyataan tersebut sampai ke DPP Golkar dan PKS,” ungkap Hikman.

Jika AJP terbukti sudah menjadi kader PKS, Hikman menegaskan, Golkar akan langsung bersikap tidak akan mendukung AJP pada Pilwawali.
“Saya juga punya sikap tidak akan mendukung AJP karena bukan lagi Golkar, tetapi sampai saat ini belum ada bukti tertulis AJP menunjukkan masuk PKS,” ujarnya.
Ia menambahkan, Golkar memiliki 5 kursi di DPRD Kota Kendari atau 5 suara pada pemilihan wakil wali kota, saat ini masih tetap solid mendukung AJP.
Adapun pernyataan yang ditandatangani langsung AJP di atas kertas bermaterai 6000. Pertama, tetap berkomitmen sebagai kader dan anggota Partai Golkar serta konsisten untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Kendari. Kedua, mendukung setiap kebijakan dan kegiatan Partai Golkar secara umum dan khususnya DPD Partai Golkar Kota Kendari.
Penulis : Haerun




