Rencana Tutup Bandara dan Pelabuhan, Wali Kota Baubau Minta Petunjuk Menhub

1391
 

Baubau, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19.

Sosialisasi ‘tetap di rumah, jaga jarak dan perilaku hidup bersih dan sehat’ terus digaungkan di daerah pemilik benteng terluas di dunia ini.

- Advertisement -

Penyemprotan disinfektan juga tak kalah gencar. Bahkan, penyemprotan disinfektan ini bukan hanya dilaksanakan oleh Pemkot saja. Tetapi juga terus digalakkan oleh berbagai pihak, salah satunya Polres Baubau.

Teranyar, Baubau di bawah kendali Wali Kota AS Tamrin, resmi bersurat ke Menteri Perhubungan (Menhub) RI terkait strategi pencegahan penyebaran virus corona melalui dua jalur transportasi yakni udara dan laut.

Dalam surat yang telah dikirim sejak 27 Maret 2020 lalu itu, salah satu isinya meminta petunjuk atau pertimbangan untuk menutup sementara akses Bandara Betoambari dan Pelabuhan Murhum.

Wali Kota Baubau AS Tamrin menuturkan, pihaknya bersurat untuk meminta petunjuk karena penutupan bandara dan pelabuhan bukan kewenangan pemerintah daerah.

“Saya sudah bersurat, karena itu bukan kewenangan kita,” tuturnya, Sabtu 28 Maret 2020.

Kata dia, ada beberapa alasan Pemkot meminta petunjuk penutupan sementara dua jalur transportasi tersebut. Salah satunya adalah, Baubau merupakan daerah transit kapal penumpang dari barat-timur dan sebaliknya.

“Alasan lain karena meningkatnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) kasus corona di Baubau dan tertinggi se Sultra,” ujarnya.

Wali Kota dua periode ini menambahkan, surat yang dikirim ke Menhub tersebut adalah keseriusan Pemkot dalam memotong jalur-jalur lalu lintas rawan masuknya virus yang telah mengguncang dunia itu.

“Kita serahkan keputusan penutupan dua jalur transportasi tadi kepada pemerintah pusat, karena mereka yang berwenang,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...