IZI Sultra Berikan Sembako Gratis kepada Mustahik di Kota Kendari

695
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar kepada masyarakat menengah ke bawah sehingga sulitnya memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk itu, Tim LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) terus bergerak dalam memberikan pelayanan kepada para mustahik yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

- Advertisement -

IZI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) bergotong royong atasi dampak pandemi Covid-19 dengan kembali melaksanakan penyaluran program layanan mulia pembagian paket sembako kepada 20 para mustahik terdampak corona yang mayoritas mereka berstatus janda dan sebagian para pekerja buruh harian lepas di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis 7 Mei 2020.

Eksekutor Program IZI Sultra, Fajarmengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan zakat, infaq dan sadaqahnya untuk membantu menyukseskan program ikhtiar di IZI membantu para mustahik dalam memenuhi kebutuhan pokok di masa-masa pandemi Covid-19 ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada para donatur yang telah menyalurkan zakat, infaq dan sadaqahnya melalui Inisiatif Zakat Indonesia, sehingga gotong royong dalam melayani dan meringankan beban umat dapat terus dilakukan,” kata Fajar.

Selanjutnya, kata Fajar, mengajak masyarakat atau para mustahik untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah seperti sholat lima waktu, tilawah Qurannya apa lagi di bulan Ramadan ini serta menjaga kesehatan keluarga dan tetap mentaati imbauan dari pemerintah.

Salah satu penerima bekerja sebagai buruh harian lepas, Hamdhany mengucapkan terima kasih kepada IZI yang telah memberikan bantuan paket sembako, sehingga bisa memenuhi kebutuhan keluarganya selama beberapa hari ke depan.

“Saya sangat bersyukur menjadi salah satu penerima manfaat bantuan dari IZI Sultra sehingga dapat meringankan beban saya dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga saya,” ujarnya.

Semenjak munculnya wabah corona ini, kata Hamdhany, bekerja sebagai buruh sangat susah mendapatkan rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya sebagai pekerja buruh sangat merasakan dampaknya. Salah satunya adalah waktu kerja yang sangat terbatas bahkan kadang tidak kerja sama sekali sehingga berdampak pula pada pengahsilan untuk memenuhi kubutuhan keluarga kami,” tutupnya

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...